TRENGGALEK lintasjatimnews – Komitmen TNI melalui satuan teritorial dalam mendukung program pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda terus diwujudkan di Kabupaten Trenggalek. Salah satunya dilakukan Babinsa Munjungan Koramil 0806-12/Munjungan, Sertu Teguh Widodo, dengan memberikan materi wawasan kebangsaan (wasbang) kepada peserta Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIS SMP Negeri 3 Munjungan di Aula SMPN 3 Munjungan, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan teritorial TNI AD untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, semangat bela negara, serta jiwa kepemimpinan kepada para pelajar sejak dini. Melalui kegiatan LDK, para siswa tidak hanya dibekali kemampuan berorganisasi, tetapi juga diperkuat pemahamannya mengenai pentingnya cinta tanah air, persatuan, dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.
Dalam kesempatan itu, Sertu Teguh menyampaikan materi tentang wawasan kebangsaan, latihan dasar kepemimpinan, dan bela negara dengan pendekatan komunikatif yang mudah dipahami para pelajar. Penyampaian materi yang interaktif membuat suasana kegiatan berlangsung dinamis dan mendorong peserta untuk lebih aktif dalam mengikuti setiap sesi yang diberikan.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan mereka selama kegiatan berlangsung, termasuk saat sesi tanya jawab bersama Babinsa. Interaksi tersebut menunjukkan tingginya minat para siswa untuk memahami lebih jauh tentang nilai-nilai kebangsaan, kepemimpinan, serta pentingnya semangat bela negara dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Sertu Teguh mengatakan pembekalan wawasan kebangsaan bagi pelajar memiliki arti penting dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki rasa cinta terhadap bangsa serta negara. Menurut dia, pelajar sebagai generasi penerus bangsa perlu dibekali karakter kuat agar mampu tumbuh menjadi pemimpin yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Melalui kegiatan tersebut, Babinsa berharap para peserta LDK OSIS tidak hanya memiliki kemampuan memimpin organisasi sekolah, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi teman sebaya dan lingkungan sekitarnya. Nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta nasionalisme yang ditanamkan diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi siswa dalam menjalani peran mereka sebagai generasi muda yang aktif, peduli, dan berkarakter.
Pihak sekolah dan peserta LDK menyambut positif kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut. Kehadiran TNI di lingkungan pendidikan dinilai memberi kontribusi nyata dalam proses pembentukan karakter siswa sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah dan aparat teritorial. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, serta semangat kebangsaan yang kokoh.
(Feri)









