LAMONGAN lintasjatimnews – Tim Verifikasi Lapangan Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 25 Lamongan Tahun Akademik 2026/2027 melaksanakan kegiatan visitasi di Kecamatan Laren. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses verifikasi dan validasi data calon peserta didik yang telah diusulkan melalui aplikasi SETARA (Sistem Evaluasi Terpadu Sekolah Rakyat), Rabu (17/6/2026).
Tim verifikasi terdiri atas M. Taufan B dari Dinas Sosial Kabupaten Lamongan, Waskito dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lamongan, serta Fathur Rohim dari SRMA 25 Lamongan. Mereka melakukan kunjungan langsung ke sejumlah desa untuk memastikan kesesuaian data calon peserta didik dengan kondisi riil di lapangan.
Berdasarkan data yang dihimpun, hingga akhir Mei 2026 terdapat 20 calon siswa Sekolah Rakyat dari Kecamatan Laren yang diajukan oleh Pendamping Sosial Kecamatan Laren melalui aplikasi SETARA.
Visitasi lapangan diawali di Desa Centini, Kecamatan Laren. Dalam kegiatan tersebut, tim didampingi oleh Pendamping Sosial Kecamatan Laren, Mushlih, serta Perangkat Desa Centini, Ainun Yakin. Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh Ketua Tim Kecamatan Laren, Mohamad Maha Khomarudin, dan Pendamping Sosial Kecamatan Laren, Maslahul Falah.
M. Taufan B menjelaskan bahwa visitasi lapangan dilakukan untuk memastikan validitas data yang telah diinput oleh pendamping sosial sekaligus mengetahui kesiapan calon peserta didik dan keluarganya untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan data calon siswa Sekolah Rakyat yang telah diinput oleh Pendamping Sosial sesuai dengan kondisi di lapangan. Selain itu, kami juga bertemu langsung dengan calon siswa dan orang tuanya untuk menggali berbagai informasi terkait kesiapan mereka menjadi siswa Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Dalam proses visitasi, tim melakukan wawancara dengan calon peserta didik dan keluarga, mengamati kondisi tempat tinggal, serta melakukan pengecekan berbagai dokumen pendukung yang diperlukan dalam proses seleksi.
Setelah menyelesaikan verifikasi di Desa Centini, tim melanjutkan kunjungan ke sejumlah desa lainnya di Kecamatan Laren, yakni Desa Keduyung, Desa Gelap, Desa Pelangwot, hingga calon peserta didik yang berada di Desa Bulubrangsi.
Kegiatan visitasi ini menjadi bagian penting dalam tahapan seleksi calon peserta didik SRMA 25 Lamongan Tahun Akademik 2026/2027. Melalui verifikasi lapangan, diharapkan data yang digunakan dalam proses penerimaan peserta didik benar-benar akurat sehingga program Sekolah Rakyat dapat menjangkau dan memberikan manfaat kepada sasaran yang tepat.
Dengan adanya verifikasi langsung di lapangan, pemerintah bersama seluruh pihak terkait berupaya memastikan bahwa calon peserta didik yang diterima merupakan mereka yang memenuhi kriteria serta siap mengikuti proses pendidikan di Sekolah Rakyat sebagai salah satu program strategis peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat.
Reporter Fathurrahim Syuhadi









