Ketua PCM Kedungpring Berikan Motivasi kepada Santri pada Haflah Akhirussanah Ponpes Al-Muhajir

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kedungpring, KH Ikhsan Budiono, S.H., M.Pd., memberikan motivasi dan pesan penuh makna kepada para santri dan santriwati dalam acara Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Al-Muhajir Kedungpring yang digelar di Rafa Resto, Dusun Sempu, Desa Dradahblumbang, Kecamatan Kedungpring, Selasa (16/6/2026)

Dalam sambutannya, KH Ikhsan Budiono mengucapkan selamat kepada para santri dan santriwati yang telah menyelesaikan pendidikan di Ponpes Al-Muhajir. Ia berpesan agar kelulusan dari pondok pesantren tidak menjadi akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk terus menuntut ilmu yang lebih tinggi.

“Jangan berhenti menuntut ilmu. Para santri yang telah lulus dari Ponpes Al-Muhajir harus terus melanjutkan pendidikan dan memperdalam ilmu pengetahuan. Selain itu, hafalan Al-Qur’an yang telah dimiliki harus terus dijaga dan dipelihara agar tetap melekat dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Kepada para orang tua dan wali santri, KH Ikhsan Budiono menyampaikan apresiasi atas keberhasilan mendampingi putra-putrinya hingga mampu belajar dan menghafal Al-Qur’an di pondok pesantren.

“Sebagai orang tua yang memiliki anak-anak hebat dan mampu menghafal Al-Qur’an, tentu patut bersyukur dan bangga. Namun perjuangan belum selesai. Teruslah mengantarkan putra-putri panjenengan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi agar kelak menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga membagikan tiga rumus penting dalam menghadapi kehidupan yang harus dipahami oleh setiap muslim sebagai pedoman menjalani kehidupan di dunia.

Pertama, tidak ada orang yang selamat dari gangguan orang lain. Menurutnya, setiap manusia pasti akan menghadapi ujian, kritik, maupun gangguan dalam perjalanan hidupnya sehingga diperlukan kesabaran dan keteguhan hati.

Kedua, tidak ada nikmat dunia yang sempurna. Segala kenikmatan yang dimiliki manusia pasti memiliki kekurangan dan keterbatasan. Oleh karena itu, manusia harus senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah Swt.

Ketiga, mati adalah kepastian hidup. Kematian merupakan sesuatu yang pasti akan dialami setiap manusia. Kesadaran akan kematian hendaknya menjadi pengingat agar setiap orang mempersiapkan bekal amal saleh dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Jika tiga hal ini dipahami dengan baik, insyaallah kita akan lebih bijaksana dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan, tidak mudah kecewa, tidak mudah putus asa, dan selalu berusaha menjadi hamba Allah yang lebih baik,” tutur anggota LSBO PDM Lamongan ini

Pesan dan motivasi yang disampaikan Ketua PCM Kedungpring tersebut mendapat perhatian serius dari para santri, wali santri, serta tamu undangan yang hadir. Nasihat tersebut diharapkan menjadi bekal berharga bagi para lulusan Ponpes Al-Muhajir dalam melanjutkan pendidikan dan mengarungi kehidupan di masa depan.

Reporter Fathurrahim Syuhadi