LAMONGAN lintasjatimnews – Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Muhajir Kedungpring menggelar Haflah Akhirussanah dan Wisuda Santri Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Rafa Resto, Dusun Sempu, Desa Dradahblumbang, Kecamatan Kedungpring, Selasa (16/6/2026)
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan (PDM), Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kedungpring, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kedungpring, Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Kedungpring, kepala sekolah jenjang SDM/MIM, SMPM, serta SMK Muhammadiyah 7 Kedungpring.
Pada Haflah Akhirussanah tahun ini, Ponpes Al-Muhajir mewisuda sebanyak 12 santri dan santriwati, terdiri dari 7 santri jenjang SMP dan 5 santri jenjang SMK. Para wisudawan berasal dari berbagai daerah, di antaranya Kecamatan Kedungpring, Kecamatan Modo, Kecamatan Kembangbahu, serta Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Pelaksanaan Haflah Akhirussanah selama dua tahun terakhir diselenggarakan di Rafa Resto karena area pondok pesantren saat ini sedang digunakan untuk pembangunan dan pengembangan sarana serta prasarana pondok.
Ketua Panitia, Wahid Supriyanto, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar Ponpes Al-Muhajir terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.
“Semoga Pondok Pesantren Al-Muhajir ke depan semakin maju dan berkembang seiring perjalanan waktu. Kepada para santri yang telah lulus, semoga ilmu yang didapat menjadi ilmu yang berkah, langkah ke depan senantiasa diridhai Allah Swt, dan dapat kembali berkhidmat untuk umat serta masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al-Muhajir, Ustadz Muhammad Mandom, S.Sy., S.Pd.I, mengungkapkan rasa syukur kepada Allah Swt atas terselenggaranya kegiatan Haflah Akhirussanah tersebut.
Dalam kesempatan itu, beliau juga menceritakan sejarah perjalanan Ponpes Al-Muhajir yang berawal dari lahan kosong yang dahulu dikenal sepi dan wingit hingga berkembang menjadi lembaga pendidikan Islam yang terus dipercaya masyarakat.
Beliau turut berbagi kisah perjuangan dan lika-liku dalam mendidik para santri dengan menerapkan kedisiplinan serta pembinaan karakter Islami di lingkungan pondok. Di akhir sambutannya, Ustadz Muhammad Mandom menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama proses pendidikan dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua dan wali santri yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk menimba ilmu di Ponpes Al-Muhajir.
“Terima kasih kepada seluruh orang tua dan wali santri atas kepercayaan yang diberikan kepada Pondok Pesantren Al-Muhajir. Semoga ikhtiar kita bersama dalam mendidik generasi Islam mendapatkan keberkahan dari Allah Swt,” tuturnya.
Adapun santri dan santriwati yang diwisuda pada Haflah Akhirussanah Ponpes Al-Muhajir tahun ini adalah:
- Ahmad Burhanuddin Ahsan Sumarsono
- Ayga Aqilla Cantika Anandiya
- Geni Afwan Nasir
- Intan Zumrotus Sholehah
- Itsna Az-Zahra Putri Hidayah
- Marsella Dewi Anggraini
- Melsya Dwi Marsha Kirana
- Mochammad Azza Rifano
- Muhammad Kamil Ahsan Al Karimi
- Muhammad Rasya Nurfahmi
- Tatsbita Aufa Rusyida
- Zahra Istifaiyatus Sholihah
Acara Haflah Akhirussanah berlangsung dengan penuh khidmat dan haru. Selain menjadi momentum pelepasan santri yang telah menyelesaikan pendidikannya, kegiatan ini juga menjadi wujud syukur atas perjalanan dan perkembangan Ponpes Al-Muhajir Kedungpring yang terus berupaya mencetak generasi muslim berilmu, berakhlak, dan siap mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat.
Reporter Fathurrahim Syuhadi








