LAMONGAN lintasjatimnews – MIN 2 Lamongan melaksanakan kegiatan pembelajaran praktik manasik haji pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB hingga 10.00 WIB dan diikuti oleh seluruh siswa mulai kelas satu hingga kelas enam.
Kegiatan ini merupakan program tahunan madrasah yang diinisiasi oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya melibatkan siswa kelas lima, pada tahun ini seluruh siswa turut mengikuti kegiatan praktik manasik haji.
Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI, Nur Hakim, S.Ag. menyampaikan bahwa kegiatan praktik manasik haji merupakan bagian dari pembelajaran keagamaan yang bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada para siswa tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji.
“MIN 2 Lamongan baru saja melaksanakan kegiatan praktik manasik haji sebagai bagian dari pembelajaran keagamaan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada para siswa tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji, mulai dari thawaf, sa’i, wukuf di Arafah hingga melontar jumrah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini memiliki banyak manfaat bagi siswa, di antaranya memberikan pemahaman lebih nyata tentang rukun dan wajib haji, melatih keterampilan ibadah secara praktis, menumbuhkan semangat spiritual dan kecintaan terhadap ibadah haji, serta membiasakan siswa dengan suasana kebersamaan, disiplin, dan tertib dalam beribadah.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia menyiapkan area simulasi yang menyerupai lokasi pelaksanaan ibadah haji. Sekretaris panitia, M. Mahmud, S.Ag. mengatur berbagai lokasi praktik lengkap dengan replika Ka’bah, bukit Safa-Marwah, area Arafah, dan tempat melontar jumrah.
Adapun pembagian lokasi praktik manasik haji meliputi : Ihram di Miqat dilaksanakan di halaman Gedung Bilingual MIN 2 Lamongan. Wukuf di Arafah bertempat di Lapangan Desa Kawistolegi. Thawaf dilaksanakan di depan Masjid Jami’ Asy Syuhada’ Kawistolegi. Sa’i dilakukan di jalan desa sebelah barat Gedung Bilingual MIN 2 Lamongan. Melontar jumrah dilaksanakan di depan halaman MTs Al-Muslimun Kawistolegi. Tahallul dilakukan di pintu belakang MIN 2 Lamongan.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MIN 2 Lamongan, Anshori, S.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada siswa mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji.
“Dengan praktik ini, anak-anak tidak hanya memahami teori, tetapi juga merasakan langsung suasana ibadah haji, sehingga lebih tertanam nilai spiritual dan kedisiplinan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mengikuti simulasi rangkaian ibadah haji mulai dari thawaf mengelilingi Ka’bah, sa’i antara Safa dan Marwah, wukuf di Arafah, hingga melontar jumrah. Semua rangkaian dilakukan secara tertib di area yang telah disiapkan menyerupai lokasi pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.
Kegiatan praktik manasik haji ini mendapat antusiasme tinggi dari para siswa. Selain menjadi sarana pembelajaran fiqih secara langsung, kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman berharga yang menyenangkan bagi peserta didik.
Sementara itu, Kepala MIN 2 Lamongan, Dwi Atmojo, S.Ag., M.A. menyampaikan bahwa kegiatan praktik manasik haji merupakan sarana pembelajaran penting dalam menanamkan pemahaman mendalam tentang tata cara ibadah haji kepada siswa sejak dini.
“Melalui praktik manasik haji, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga merasakan langsung simulasi ibadah haji. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat religius, kedisiplinan, serta kebersamaan dalam beribadah,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga bagi siswa dalam memahami rukun Islam kelima sekaligus memperkuat karakter religius para peserta didik.
“MIN 2 Lamongan terus berupaya menghadirkan pembelajaran dengan praktik nyata yang mampu membentuk karakter dan pengalaman spiritual siswa sejak usia dini.,” pungkasnya
Reporter Fathurrahim Syuhadi









