Upaya Anggota Koramil 0812/12 Modo Dalam Penanggulangan Tanggul Jebol

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews.com – Curah hujan yang tinggi terus menerus mengguyur wilayah Kabupaten Lamongan mengakibatkan luapan air sungai naik sehingga mengakibatkan terjadinya tanggul jebol di Dusun Kepoh Desa Kacangan Kecamatan Modo yang menyebabkan puluhan hektar sawah terendam banjir.

Dalam kejadian ini ada sekitar 60 hektare tanaman padi yang tenggelam akibat jebolnya tanggul sungai persawahan di Dusun kepoh Desa Kacangan Kecamatan Modo

Mendapat laporan hal tersebut dengan sigap anggota Koramil 0812/12 Modo langsung mengambil langkah dengan berkoordinasi bersama BPBD dan Muspika.

Koramil 0812/12 Modo bersama masyarakat melaksanakan upaya penanggulangan tanggul jebol dengan melakukan langkah menutup dan perbaikan tangkis yang jebol. Media yang digunakan adalah gedhek (anyaman Bambu) serta karung yang berisi pasir dan bronjong.

Langkah ini di lakukan anggota TNI dari Koramil 0812/12 Modo bersama warga yang bergotong royong menutup tanggul yang jebol. Hal ini dikhawatirkan akan meluas dan memperparah tangkis/tanggul yang jebol.

Perbaikan dilakukan karena tanggul tersebut jebol selebar 10 meter akibat tak mampu menahan volume air karena intensitas hujan yang tinggi.

Danramil 0812/12 Modo Kapten inf Jari membenarkan jika kegiatan kerja bakti perbaikan tanggul sungai persawahan yang jebol di Dusun kepoh Desa Kacangan Kecamatan Modo tersebut dilakukan karena tanggul sungai rusak selebar 10 meter akibat diterjang banjir pasca hujan dengan intensitas yang tinggi.

Lanjut Kapten Inf Jari , tanggul sungai rusak selebar sekitar 10 meter karena debit air yang besar saat hujan dengan intensitas tinggi.Kami dan warga segera gerak cepat memperbaikinya agar bisa normal kembali.

“Apabila ditunda, kami takut akan terjadi hujan lebat yang bisa mengakibatkan banjir lagi,” tegasnya

Sebelum makin parah, masih menurut Kapten Jari tanggul harus segera diperbaiki.Hal itu dapat dilakukan karena adanya sinergi yang kokoh antara TNI-Polri,Muspika,termasuk BPBD dan juga warga sekitar.

“Langkah ini harus cepat di selesaikan meskipun dengan tahap pertahapan memperbaiki agar tanggul sungai segera normal kembali. Hal tersebut demi mengantisipasi hujan lebat,” pungkas Kapten Inf Jari

Reporter Fathurrahim Syuhadi