LAMONGAN lintasjatimnews.com – Bupati Lamongan berharap tahun 2024, Lamongan dipenuhi keberkahan dan masyarakat sejahtera. Hal ini disampaikan Bupati Lamongan DR Yuhronur Efendi MBA pada malam pergantian tahun baru 2024, Ahad (31/12/2023)
“Alhamdulillah kita bisa melalui tahun 2023 ini dengan baik,” ungkap Bupati Yuhronur Efendi yang dinobatkan sebagai tokoh Olahraga Terbaik Jawa Timur oleh PWI Jawa Timur
Sebagai wujud refleksi pergantian tahun 2023 menuju 2024, Bupati yang alumni SMP Muhammadiyah 5 Karanggeneng ini berharap Lamongan dijauhkan dari bala’ dan bencana. Sehingga masyarakat Kabupaten Lamongan menjadi masyarakat yang aman damai dan sejahtera.
“Masyarakat Kabupaten Lamongan senantiasa mendapat bimbingan dari Allah Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Yuhronur yang memulai berkaris sebagai PNS di lingkungan Pemkab Lamongan pada tahun 1986.
Lanjut Bupati kelahiran kecamatan Karanggeneng Lamongan 12 Januari 1968 ini, mudah-mudahan segala aktifitas di tahun 2023 ini bernilai ibadah dan menjadi catatan amal baik.
“Semoga seluruh dosa-dosa kita diampuni Allah SWT sehingga meringankan langkah kita di tahun 2024,” harap Sekretaris Daerah (Sekda) Lamongan 2012-2021 ini
Ditegaskan anggota Majelis Ekonomi PDM Lamongan 2000-2005 ini, termasuk di tahun 2024 akan menghadapi pesta demokrasi. Mari kita jaga keharmonisan meski beda pilihan.
Ditambahkan Doktor alumni Universitas Brawijaya Malang ini, bahwa kita akan meninggalkan tahun 2023 dan menuju tahun 2024.
“Banyak hal yang terjadi di tahun 2023 ini, kenangan indah, ada suka ada duka. Untuk itu mudah-mudahan apa yang kita lakukan menjadi aktifitas ibadah sehingga dinilai sebagai amal baik kita,” ungkap Direktur BPR Bank Daerah Lamongan tahun 2012 ini
Diharapkan Yuhronur yang menjabat sebagai Kepala Bidang Anggaran Kabupaten Lamongan 2004-2012 ini, semoga Lamongan semakin makmur. Sejahtera masyarakatnya, dihindarkan dari bala’ dan musibah.
“Apa yang menjadi cita-cita bersama mewujudkan Lamongan yang berkeadilan secara perlahan dikabulkan Allah Swt. Selamat tahun baru 2024,” pungkas alumni Pondok Pesantren Ma’had al-Islami Tuban Jatim ini
Reporter Fathurrahim Syuhadi









