LAMONGAN lintasjatimnews – Forum Silaturrahim Kepala Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah (Foskam) SMP Muhammadiyah Lamongan mengadakan kembali Pelatihan IKM tahap II dengan mengajukan pemanfaatan dana Corporate Sosial Responsibiliity (CSR) dari PT. Erlangga. Acara bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM), Kamis (7/6/2022).
Acara Pelatihan IKM tahap II diikuti oleh 114 guru mata pelajaran utusan yang terdiri dari 12 Guru SMPM se Lamongan, khusunya SMPM di wilayah Lamongan tengah dan selatan.
Rincian lembaga yang mengikuti sebagai berikut; SMPM 1 Babat, SMPM 2 Lamongan, SMPM 6 Pucuk, SMPM 9 Sugio, SMPM 10 Modo, SMPM 13 Kedungpring, SMPM 17 Laren, SMPM 19 Sekaran, SMPM 22 Mantup, dan SMPM 23 Kedungpring, SMPM 24 Sambeng, dan SMPM 30 Ngimbang.
Tutor dalam kegiatan pelatihan IKM adalah Shelly Andari, M.Pd., Dosen dan Ketua Unit Penjamin Mutu Jurusan Menajemen Pendidikan Universitas Negeri Surabaya. Kegiatan Pelatihan IKM terbagi menjadi 2 bagian acara, pembukaan yang disampaikan oleh Drs. H. Kusnowo, M.Si. selaku Ketuan Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan dan acara inti disampaikan oleh tutor.
Dalam acara inti Shelly Andari, M.Pd. membagi menjadi 3 tahapan. Pertama, presentasi wawasan tentang konsep dan teori tentang Kurikulum Merdeka. Kedua, praktik menyusun Tujuan Pembelajran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan menyusun Modul Ajar. Ketiga, presentasi hasil kerja masing-masing kelompok berdasarkan mata pelajaran.
Drs. H. Kusnowo, M.Si. selaku Ketua Majelis Dikdasmen PDM Lamongan menyampaikan dalam sambutannya, “Saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Foskam SMPM Lamongan yang telah menyelenggarakan kegiatan Pelatihan IKM bagi guru mata pelajaran jenjang SMP sebagai tindak lanjut workshop IKM bagi Kepala SMPM di Pujon Malang pada bulan Mei yang lalu, “demikian kata pria Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Lamongan.
Sebelum membuka acara secara resmi Drs. H. Kusnowo, M.Si. memerikan pesan kepada peserta pelatihan. Guru harus mengikuti kegiatan pelatihan ini dengan sungguh-sungguh sehingga pulang dan kembali ke sekolah sudah membawa hasil. Guru yang mengikuti pelatihan ini harus mampu Menyusun Tujuan Pembelajran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan menyusun Modul Ajar (MA) yang akan dijadikan bahan dan pijakan dalam proses pembelajaran.
Pelatihan IKM yang diselenggarakan oleh Foskam SMPM Majelis Dikdasmen PDM Lamongan sebagai modal awal bagi guru mata pelajaran sebelum mempraktikan Kurikulum Merdeka di sekolahnya masing-masing Tahun Pelajaran 2022-2023.
Reporter: Ali Efendi









