Yulianti : Meneropong Keterwakilan Perempuan Dalam Pemilu

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews.com – Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lamongan Yulianti SPd menyoroti keterwakilan perempuan dalam Pemilu, Senin (24/12/2023)

Materi keterwakilan perempuan dalam Pemilu disampaikan pada Sempol (Seminar Politik) yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Lamongan di Auditorium Universitas Muhammadiyah Lamongan. Kegiatan ini dihadiri 400 peserta. Mereka berasal dari Pimpinan Nasyiatul Aisyiyah di tingkat Ranting, Cabang, dan Daerah sekabupaten Lamongan.

Mula mula Yulianti menyampaikan pentingnya keterwakilan perempuan dalam system politik. Tema Seminar kali ini sangat pas yakni Saatnya Perempuan Muda Melek Politik.

Selanjutnya, perempuan kelahiran Bima ini menjelaskan faktor faktor penghambat keterwakilan perempuan. Kemudian dipaparkan tentang keuntungan keterwakilan perempuan. Inisiatif dan program pendukung yang dapat meningkatkan partisipasi.

Diungkapkan Yulianti ada beberapa faktor penghambat keterwakilan perempuan dalam Pemilu yakni pandangan masyarakat yang masih menilai perempuan tidak seharusnya untuk terjun pada urusan politik dan sebaliknya. Rendahnya rasa percaya diri dalam bersaing dengan laki laki dalam pemilu.

Kemudian faktor penghambat berikutnya adalah faktor ekonomi. Bahwa Pemilu merupakan kegiatan yang tidaklah murah. Modal ekonomi yang rendah mengakibatkan perempuan sangat kecil kemungkinan.

Tenaga Pengajar di SMK Muhammadiyah Kranji ini menyampaikan tentang keuntungan keterwakilan perempuan dalam pemilu, yakni :
Pertama, perspektif yang beragam
Kedua, pembangnan yang lebih inklusif
Ketiga, perlawanan terhadap diskriminasi
Keempat, inspirasi bagi generasi muda
Kelima, peningkatan kualitas keputusan
Keenam, pemahaman yang lebih baik tentang isu isu perempuan
Ketujuh, mewakili sebagaian besar populasi Kedelapan, penguatan demokrasi

Berikutnya diungkapkan mantan aktifis Himpunan Islam Indonesia ini ada beberapa cara untuk mendukung perempuan yang berkecimpung dalam politik yaitu dengan memberikan dukungan emosional, memberikan kesempatan yang sama, edukasi dan informasi. Selanjutnya mendorong pendidikan politik dan berpartisipasi aktif.

Ditambahkan Yulianti cara untuk mendukung perempuan yang berkecimpung dalam politik yakni mengatasi stereotip gender, menghadirkan ruang diskusi, mendorong perempuan muda, mendorong keterlibatan dalam pengambilan keputusan dan berpartisipasi dalam organisasi yang mendorong kesetaraan gender.

Dipenghujung pemaparannya, satu satunya perempuan anggota Bawaslu Lamongan ini berpesan agar perempuan muda Nasyiatul Aisyiyah agar perperan aktif dalam pemilu. Tidak boleh apatis dan skeptif

“Banyak ruang yang bisa ditembus perempuan muda Nasyiatul Aisyiyah dalam Keterwakilan Perempuan pada Pemilu,” pungkasnya

Reporter Fathurrahim Syuhadi