LAMONGAN lintasjatimnews.com – Dalam acara Family Ghatering yang diadakan oleh Keluarga besar Panti Asuhan dan Pondok Pesantren (PA dan PP) Al Mizan Muhammadiyah Lamongan.
Guru MA Muhammadiyah 9 Lamongan, Ahmad Rusdi tampil membacakan karya puisinya yang berjudul ‘Mengembara’.
Ahmad Rusdi menampilkan puisinya, untuk mewakili lembaga dalam acara ‘Guyub Seduluran’ yang dilaksanakan malam hari.
Sebelum membacakan puisi, untuk mengawali, Ahmad Rusdi membacakan pantun yang dibuat ketika masuk di ruang pertemuan hotel.
“Melancong nang kuto Pandaan.
Mampire nang masjid cengho
keluarga Al-Mizan guyub seduluran
Ojo Podo seneng maido,” disambut tepuk tangan riuh peserta.
Kemudian dilanjut dengan membacakan puisi yang berjudul ‘Mengembara’.
Akankah engkau tinggalkan kampungmu yang indah nan permai ini
Tidakkah engkau takut berkawan dengan polusi
Tidak! Tidak begitu tuan
Justru kepergianku hendak membawa udara bersih
Bukan menambah keruh seperti tukang korupsi
Apa yang engkau cari di kota wahai anak muda
Bukankah di desamu persediaan telah ada
Sawah ladang kepunyaan orang tuamu kalau bukan engkau yang mewarisi lantas siapa lagi
Tuan…. yang kucari bukanlah materi bukan pula mobil merci hasil tipu sana tipu sini
Pengembaraanku ingin mengingatkan kolusi dan kroni
Berhentilah menabur racun
Udara telah pengap oleh limba kapitalis
Jangan ditambah tipu muslihatmu yang anarkis
Engkau bukan siapa-siapa anak muda!
Engkau hanya anak petani
Kata-katamu tidak akan didengar
Urungkanlah niatmu itu
Percuma saja bila engkau teruskan langkah kakimu
Memang benar apa kata tuan
Aku bukanlah siapa-siapa
Mungkin kata-kataku tidak akan didengar
Namun lupahkah tuan!
Seruan kebenaran tidak lekang di panas tidak lapuk di hujan
Andaikan aku gagal dalam pengembaraan
Sekali-kali itu bukanlah kekalahan
Namun awal dari perjuangan
Biarlah pemuda di belakang
Melanjutkan bengkalai yang kutinggalkan
Engkau tak akan sanggup menembus istana maimun itu anak muda
Pintunya terlalu kuat dan rapat
Penjaganya berlapis, kawat berduri jadi penangkis, Andaikan dapat memasukinya
Aku takut engkau tenggelam dalam lautan mutu manikam, Bukankah engkau tahu
Emas perak senjata ampuh membuat lidah keluh
Nasehat nasehat tuan kudengar dan kusimpan, Namun patang bagiku surut ke belakang!, Sebab anak laki-laki menarik kata katanya sama dengan pecundang
Itulah puisi ‘Pengembara’ yang dibacakan oleh Ahmad Rusdi dalam acara Family Ghatering yang diadakan oleh Keluarga besar Panti Asuhan dan Pondok Pesantren (PA dan PP) Al Mizan Muhammadiyah Lamongan, Senin (19/12/2022) di Hotel INNA Tretes.
Reporter: Alfain Jalaluddin Ramadlan









