Malam Tasyakuran Satuan Drumband Symphony Mahardika Tunggul Berjalan Meriah

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Malam tasyakuran satuan Drumband Symphony Mahardika Tunggul berjalan meriah. Acara ini dilaksanakan di Kafe Tunggul Ulung dengan dihadiri kepala desa, pengurus dan pemain drumband Symphony Mahardika, serta undangan perwakilan pengurus drumband desa-desa sekitar, Rabu (14/9/2022).

Satuan Drumband Symphony Mahardika (SM) yang merupakan metamorfosis dari Taruna Mahardika Drum Corps (TMDC) adalah group drumband di bawah naungan Karang Taruna Citra Lestari desa Tunggul.

Taruna Mahardika Drum Corps telah mencatatkan sejarahnya sebagai juara 2 piala Gubernur Jawa Timur tahun 2007 dan diikuti prestasi-prestasi membanggakan yang lain, baik di tingkat Kabupaten maupun Profinsi.

Setelah sekian tahun berkiprah dalam bidang seni dan olahraga serta mengalami masa kulminasi, Taruna Mahardika Drum Corps terpaksa harus vakum selama lebih dari dua tahun karena hantaman pandemi Covid-19. Kondisi ini menyebabkan satuan TMDC banyak ditinggalkan anggotanya.

Resah dengan kondisi dan masa depan Taruna Mahardika, pengurus bersama Karang Taruna atas arahan serta pertimbangan kepala desa melakukan regenerasi yaitu dengan membentuk satuan Drumband Symphony Mahardika yang hingga saat ini baru berusia tiga bulan.

Pada usianya yang baru tiga bulan dan dengan banyaknya kegiatan di bulan Agustus 2022 ini menggerakkan seluruh anggota serta official untuk mengadakan acara tasyakuran serta silaturrahim di bulan September ini sebagai bentuk syukur atas apa yang telah dilalui.

Kepala desa Tunggul, Drs. H. Muhammad Yasin dalam sambutannya mengisahkan prestasi-prestasi yang diraih oleh pemuda Tunggul dimasa lalu.

“Pada tahun delapan puluhan Karang Taruna kita mendapat banyak prestasi yang membanggakan terutama di lingkup kabupaten Lamongan. Harapan kami, generasi muda sekarang adalah yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan desa Tunggul ke depan”, terangnya.

Dia melanjutkan, “pemuda-pemuda yang dulu aktif di Karang Taruna adalah mereka yang sekarang ini menjadi penggerak di desa kita tercinta, ada yang menjadi perangkat desa, pengurus BUMDES, pengurus PKK, dan lain sebagainya”.

Oppy Amrullah Suhendra, ketua satuan Drumband Symphony Mahardika menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh hadirin atas dukungannya terhadap keberadaan dan kelangsungan satuan drumband yang ia pimpin.

“Terimakasih kepada semua fihak yang telah mendukung kami, semoga Symphony Mahardika dapat berprestasi dan tidak kalah dengan pendahulunya”, katanya.

Sebelum mengakhiri sambutannya Oppy, panggilan akrabnya menyampaikan pesan yang dulu pernah diucapkan oleh gurunya ketika masih duduk di bangku SMP. “Saya masih ingat betul pesan Pak Yasin ketika saya masih SMP, wanio ing ewoh wedio ing gampang (beranilah akan kesulitan dan takutlah akan kemudahan”.

Kegiatan tasyakuran kali ini juga dimeriahkan dengan penampilan Elbow Acoustic dan diakhiri pada pukul sebelas malam.

Reporter: Winarto