LAMONGAN lintasjatimnews – KPU Kabupaten Lamongan memastikan usulan anggaran Pilkada Lamongan Tahun 2024 masih sebesar Rp 104 miliar.
Pencairannya nanti direncanakan dalam dua tahap. Yakni akhir Tahun 2023 sebesar Rp 1 miliar, serta Tahun 2024 dianggarkan sebesar Rp 103 miliar.
Ketua Komisioner KPU Kabupaten Lamongan Mahrus Ali menuturkan, pihaknya sudah bertemu dengan Bupati Lamongan awal bulan lalu.
Mahrus mengaku siap untuk menyesuaikan jika sudah ada arahan dan regulasi resmi.
‘’Jika sudah keluar regulasi yang resmi, kita akan menyesuaikan lagi anggaran tersebut, berpedoman dengan ketentuan-ketentuan yang ada,” tutur Mahrus.
Ditambahkannya masih ada kemungkinan anggaran dipangkas. Misalnya, terangnya, pihaknya memasukkan anggaran prokes covid-19 sekitar Rp 15 miliar. Jika nanti pandemi sudah dinyatakan endemi, maka anggaran tersebut kemungkinan dihilangkan.
‘’Jadi nominal Rp 104 miliar ke depan itu dinamis, yang di dalamnya berupa rancangan,” katanya.
Dijelaskan, pihaknya mengacu ambang batas ketentuan dalam PKPU yakni kenaikan honororium badan ad hoc, dengan mengkombinasikan ketentuan dari Menteri Keuangan.
‘’Mau tidak mau, kita mengacu pada UMR juga. Rasio-rasio itu akan kita kombinasikan. Namun kita dalam perencanaan mengacu dengan peraturan Kemenkeu,’’ imbuhnya.
Dikatakannya pada pilkada lalu dari anggaran Rp 57,5 miliar, sebanyak Rp 33 miliar untuk honorarium badan ad hoc. Sedangkan, sebelumnya anggaran prokes dari APBN.
‘’Dilihat dari postur anggaran tersebut, berarti hampir separo lebih untuk honorarium badan ad hoc,” terangnya.
Reporter : RIED









