Ketersediaan Daging Sapi Aman Jelang Ramadhan dan Lebaran

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Menjelang Ramadahan dan lebaran ketersediaan daging sapi di Lamongan aman. Demikian disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemkab Lamongan, Selasa (8/3/2022)

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan M Wahyudi mengungkapkan bahwa pada tahun 2021 jumlah sapi potong di kabupaten Lamongan kurang lebih sebanyak 117.889 ekor. Hingga saat ini di Lamongan, dari 27 kecamatan terdapat jumlah 910 ekor sapi siap potong.

Lanjut Wahyudi hingga saat ini terdapat kurang lebih 2 ribuan ekor sapi di kandang. Sekitar 7 ribuan sapi di peternak, dan 910 ekor sapi siap dipotong.

“Saya yakin ini dapat mencukupi kebutuhan akan daging sapi untuk bulan puasa hingga lebaran tahun ini di Lamongan. Bahkan juga kebutuhan di Jawa Timur,” jelas Wahyudi.

Diungkapkan Suparto Ketua Kelompok Tani Ternak Gunungrejo Makmur Lamongan, bahwa saat ini terdapat 358 ekor sapi yang diternak pada kelompok ternaknya.

Lanjut Suparto, dari 385 ekor tersebut, 150 ekor sapi siap dipotong untuk lebaran ini dengan berat kurang lebih 500-600 kilo, dengan jenis sapi yang dikembangkan adalah sapi lokal yang dikembangkan secara kawin suntik.

“Jenis sapi yang kami kembangkan ini sapi lokal hasil kawin suntik, yang mana program kawin suntik ini gratis dari pemerintah. Jadi ketersediaan di Jawa Timur aman menjelang lebaran ini,” kata Suparto.

Bupati Yuhronur Efendi usai melakukan teleconference bersama Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, di Command Center Pemkab Lamongan memastikan ketersediaan bahan pangan pada bulan puasa, Idul Fitri, dan Idul Adha di Indonesia aman.

Menurutnya, ketersediaan pangan dari sektor pertanian juga dapat tercukupi di Lamongan. Melihat NTP (Nilai Tukar Petani) Lamongan yang naik 2 persen dari 104,84 persen di tahun 2020 menjadi 106,81 persen pada tahun 2021.

“InsyaAllah, Ramadhan dan lebaran ini ketersediaan pangan di Lamongan akan aman,” ungkap Yuhronur

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sukriyah mengungkapkan produksi padi di Kabupaten Lamongan naik dari 1.172.965 ton di tahun 2020 menjadi 1.196.310 ton di tahun 2021.

“Pada tahun 2022 ini proyeksi panen sampai dengan Bulan Maret sebesar 26.350 ha dengan produksi 291.799 ton. Pada Bulan April akan ada panen raya dan pada Maret ini yang sudah panen akan tanam lagi,” pungkas Sukriyah.

Reporter : Fathurrahim Syuhadi