LAMONGAN lintasjatimnews – Ketua Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (PC IBI) Kabupaten Lamongan, Bd. Hj. Nanik, SST., M.Kes., terus mendorong penguatan peran bidan dalam meningkatkan kualitas kesehatan perempuan dan anak melalui kolaborasi lintas sektor. Di bawah kepemimpinannya, IBI Lamongan berupaya menggerakkan anggota agar tidak hanya berfokus pada pelayanan kebidanan, tetapi juga aktif mendukung program kesehatan masyarakat yang berdampak luas.
Salah satu upaya yang menjadi perhatian adalah sinergi IBI dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pemeriksaan Pap smear gratis bagi perempuan melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya deteksi dini kanker serviks sekaligus memperluas akses terhadap layanan kesehatan preventif.
Melalui keterlibatan aktif para bidan, program tersebut diharapkan mampu mendorong lebih banyak perempuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Peran bidan di tengah masyarakat dinilai strategis karena memiliki kedekatan dengan perempuan, keluarga, serta komunitas, sehingga edukasi dan ajakan untuk melakukan deteksi dini dapat disampaikan secara lebih efektif.
Selain kesehatan perempuan, Bd. Hj. Nanik juga menekankan pentingnya pelaksanaan program Kejar Imunisasi dengan bersinergi bersama pemerintah dan instansi terkait. Program ini bertujuan mendorong anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap sesuai jadwal agar memperoleh imunisasi yang dibutuhkan berdasarkan ketentuan pelayanan kesehatan.
Menurutnya, keberhasilan program imunisasi tidak dapat bertumpu pada satu pihak saja. Diperlukan koordinasi antara tenaga kesehatan, pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, kader, dan masyarakat agar cakupan imunisasi dapat terus ditingkatkan. Dalam hal ini, bidan memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada orang tua, melakukan pemantauan status imunisasi, serta membantu mengidentifikasi anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.
Semangat kolaborasi tersebut mencerminkan komitmen IBI Lamongan untuk memperkuat kontribusi profesi bidan dalam mendukung program prioritas kesehatan. Sinergi dalam pemeriksaan Pap smear dan pelaksanaan Kejar Imunisasi merupakan dua contoh upaya promotif dan preventif yang perlu dijalankan secara berkelanjutan dengan mengedepankan edukasi, akses pelayanan, serta partisipasi masyarakat.
Bagi Bd. Hj. Nanik, organisasi profesi bukan sekadar wadah koordinasi anggota, melainkan juga ruang untuk membangun gerakan bersama dalam menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat. Melalui penguatan kapasitas anggota, kerja sama lintas sektor, dan keterlibatan langsung di tengah masyarakat, bidan diharapkan semakin berperan sebagai tenaga kesehatan yang tidak hanya memberikan pelayanan, tetapi juga menjadi penggerak perubahan perilaku hidup sehat.
Kepemimpinan yang mendorong kolaborasi dan pengabdian tersebut menjadi salah satu wujud inspirasi bagi para bidan di Kabupaten Lamongan. Di tengah tantangan kesehatan perempuan dan anak yang terus berkembang, konsistensi dalam membangun kemitraan menjadi modal penting untuk memperluas jangkauan pelayanan dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Sosok Bd. Hj. Nanik mengingatkan bahwa perubahan dalam bidang kesehatan tidak selalu berawal dari program yang besar, tetapi dapat tumbuh melalui gerakan bersama, kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, serta komitmen tenaga kesehatan untuk hadir dan memberikan manfaat nyata.
Dengan semangat kebersamaan, PC IBI Kabupaten Lamongan diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan perempuan yang lebih sehat, anak yang terlindungi, serta generasi masa depan yang lebih berkualitas.
Reporter Fathurrahim Syuhadi










