MADIUN lintasjatimnews – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian terus dilakukan melalui penerapan teknologi modern di tingkat petani. Di Desa Banjarsari, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Babinsa Desa Banjarsari Serka Yadino W. turut mendampingi pelaksanaan demplot Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) dari Kementerian Pertanian dengan metode tanam benih langsung (Tabela) menggunakan alat drumseeder.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan pertanian milik Ari Wahyudi seluas 1.400 meter persegi di Desa Banjarsari. Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan metode penanaman padi yang lebih modern, praktis, dan efisien kepada para petani.
Kegiatan tersebut dihadiri Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Madiun, Dian Nirmalasari, beserta para PPL se-Kecamatan Madiun, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Banjarsari Suparman, Plt. Kepala Desa Banjarsari Eko Purwanto, Babinsa, Bhabinkamtibmas.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyiapan benih padi varietas Inpago, kemudian dilanjutkan dengan pencampuran benih menggunakan fungisida atau obat antijamur untuk membantu melindungi benih dari serangan jamur. Setelah persiapan selesai, penanaman dilakukan menggunakan metode Tabela dengan bantuan alat drumseeder.
Penggunaan alat tersebut diharapkan dapat membantu proses penebaran benih secara lebih teratur sehingga mempermudah pekerjaan petani dalam tahap awal budidaya padi. Melalui demplot ini, petani juga dapat melihat secara langsung penerapan teknologi pertanian modern di lahan percontohan.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah di bidang pertanian, sekaligus memperkuat sinergi dengan penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan kelompok tani dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di wilayah.
Melalui pendampingan dan pengenalan teknologi pertanian modern, diharapkan petani Desa Banjarsari semakin terbuka terhadap inovasi budidaya yang sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan mereka. Dengan demikian, penerapan metode pertanian yang lebih efisien dapat menjadi salah satu langkah untuk mendukung peningkatan hasil produksi serta kesejahteraan petani.
(Andik)









