SIDOARJO lintasjatimnews – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Timur mendatangi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, Rabu (21/10/2026). Kedatangan tim pengawas pelayanan publik ini untuk memastikan pemenuhan hak-hak warga binaan serta mutu layanan bagi masyarakat pemohon kunjungan berjalan optimal.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jatim, Triyoga Muhtar Habibi, tiba sekitar pukul 10.00 WIB. Kedatangan mereka disambut jajaran Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur dan pejabat utama Rutan Surabaya di area depan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
Pantauan di lokasi, Triyoga bersama tim langsung meninjau area PTSP, mulai dari alur pendaftaran antrean, sistem pemanggilan loket, ruang tunggu keluarga warga binaan, hingga meja layanan pengaduan. Ia tampak berdialog dengan beberapa keluarga pengunjung untuk menggali langsung pengalaman layanan.
Selama peninjauan, Triyoga didampingi Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jatim, Kusnali, dan Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro. Keduanya menjelaskan berbagai inovasi layanan digital yang telah diterapkan, termasuk antrean online dan transparansi informasi kunjungan.
Triyoga menegaskan, pengawasan ke lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan dilakukan secara berkala sebagai bagian dari fungsi Ombudsman untuk mencegah potensi maladministrasi dalam pelayanan publik.
Menurutnya, Rutan Surabaya yang memiliki tingkat hunian tinggi dan mobilitas kunjungan keluarga yang padat setiap hari, menuntut standar pelayanan yang ekstra responsif, humanis, dan transparan agar tidak menimbulkan keluhan.
“Kami melihat langsung bagaimana proses alur kunjungan masyarakat dan pemenuhan hak dasar warga binaan di dalam. Pengawasan seperti ini penting agar standar pelayanan publik tetap terjaga dan masyarakat mendapat kepastian layanan,” tegas Triyoga di sela-sela peninjauan.
Menanggapi hal itu, Kakanwil Ditjenpas Jatim, Kusnali, menyambut terbuka kedatangan Ombudsman RI. Ia menilai masukan dan koreksi dari lembaga pengawas eksternal sangat krusial untuk membenahi celah kekurangan yang mungkin tidak terlihat dari internal.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro, menyatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan moril sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas mutu pelayanan.
Pihaknya berkomitmen menindaklanjuti setiap rekomendasi dari Ombudsman RI sebagai bagian dari sinergi pengawasan pelayanan publik demi mewujudkan Rutan Surabaya yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan.
Reporter: ahmadh









