KEBUMEN lintasjatimnews – Melangkah ke podium tertinggi kejuaraan, kisah dua kakak-beradik ini menjadi bukti nyata tentang kekuatan cinta, pengorbanan, dan dukungan tanpa henti dari sebuah keluarga.(3/9/26)
Perlu diketahui bahwasanya Judha Pratama Ali Murtadho dan Tasya Amalia Sabila sama – sama belatih di Club Judo Waza Gombong ( JWG ) dengan Pelatih Sinsai Catur Yugo.
Dalam hal ini, prestasi tampak menjadikan suasana riuh rendah di stadium kejuaraan mendadak berubah menjadi lautan emosi yang mengharukan. Saat wasit mengangkat tangan Tasya Amalia Sabila siswi Kelas 6 SD N 2 Gombong—sebagai penanda kemenangan mutlak pada final Judo Putri Kejuaraan POPDA Jateng, waktu seakan berhenti bagi satu keluarga yang setia mendukung di sudut tribun.
Di atas podium emas, bukan hanya Tasya yang mengukir sejarah. Sang kakak, Judha Pratama Ali Murtadho yang kini duduk di Kelas 3 SMA N 1 Gombong, juga telah melangkah di jalur juara yang sama. Keduanya merupakan putra-putri tercinta dari pasangan anggota TNI AD, Kopka Harjito, dan istrinya, Ibu Yeni Sularsih. Kemenangan bertubi-tubi ini menjadi pencapaian yang luar biasa membahagiakan sekaligus menguras air mata haru bagi keluarga kecil mereka.
Pelukan Hangat di Sudut Tribun
Begitu turun dari podium dengan medali emas yang melingkar cantik di lehernya, Tasya tak langsung menuju area konferensi pers. Langkah kaki kecilnya berlari kencang menuju tribun, di mana ayah, ibu, dan kakak laki-lakinya sudah menunggu dengan mata berkaca-kaca.
Pelukan hangat tak terelakkan. Kopka TNI Harjito, seorang prajurit TNI AD berpangkat Kopral Kepala yang selama ini menjadi sosok paling disiplin dalam mendidik anak-anaknya, tak sanggup lagi menyembunyikan rasa bangga. Ia memeluk putrinya erat-erat sambil membisikkan kata-kata penguat.
Di sampingnya, Ibu Yeni Sularsih yang selalu setia menyiapkan asupan nutrisi dan tak pernah putus melangitkan doa di setiap sujudnya, menangis bahagia. Tangannya tak berhenti mengusap lembut kepala sang juara.
Sementara sang kakak, Judha Pratama Ali Murtadho, yang selama ini menjadi teman berlatih (ujikomi) sekaligus penyemangat utama Tasya, bersorak paling keras meluapkan kegembiraannya.
”Saya sangat bahagia Punya Prestasi mendapatkan Medali ini, untuk Ayah, Ibu, dan Mas Judha. Tanpa mereka, saya bukan apa-apa,” tutur Tasya dengan mata berbinar sambil meremas kuat medali emasnya sebuah simbol kemenangan cinta dan kedisiplinan keluarga.
Kedisiplinan Prajurit dan Doa Ibu: Kunci Kemenangan
Kemenangan beruntun yang diraih Judha dan Tasya di berbagai ajang hingga internasional bukanlah sebuah kebetulan semata. Ini adalah buah manis dari kedisiplinan keluarga yang ditanamkan sejak dini.
Kopka TNI Harjito menerapkan nilai-nilai kedisiplinan militer yang dipadukan dengan kasih sayang mendalam.
”Kami tidak pernah memaksa anak-anak, tetapi kami mengajarkan mereka tentang komitmen, konsistensi, dan kerja keras. Kemenangan hari ini adalah buktinya,” ujar sang ayah dengan suara bergetar menahan tangis bangga.
Ibu Yeni Sularsih berperan memastikan gizi serta kebutuhan domestik anak-anaknya terpenuhi dengan baik, sehingga keduanya dapat fokus penuh antara Latihan Judo dan pendidikan di sekolah.
”Setiap hari saya berdoa, semoga setiap tetes keringat mereka di matras latihan membuahkan hasil manis. Hari ini, doa-doa itu dijawab dengan sangat indah oleh Allah SWT,” kata sang ibu dengan senyum penuh syukur.
Bahkan sang kakak, Judha, yang sering mengenakan kaos bertuliskan “BIG FAMILY” saat mendampingi adiknya bertanding, selalu siap membantu. Mulai dari menjadi lawan tanding hingga menjadi tempat mengeluh saat sang adik merasa lelah.
Inspirasi Bagi Generasi Muda
Kisah sukses Judha Pratama Ali Murtadho dan Tasya Amalia Sabila tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, melainkan juga menginspirasi seluruh masyarakat di kampung halaman mereka di Gombong, Kabupaten Kebumen. Keberhasilan mereka membuktikan bahwa dengan bakat, kerja keras, dan dukungan penuh dari keluarga yang disiplin, mimpi setinggi apa pun pasti bisa diraih.
Hari ini, cerita perjuangan di atas matras, dan pelukan hangat yang menegaskan bahwa kemenangan sejati adalah ketika kebahagiaan itu dirayakan bersama orang-orang tercinta.
PROFIL SINGKAT DAN CATATAN PRESTASI DUA ATLET BERSAUDARA Orang Tua: Kopka TNI AD Harjito & Ibu Yeni Sularsih.
I. Judha Pratama Ali Murtadho usia 16 tahun. Anak Pertama Siswa Kelas 3 SMA N 1 Gombong usia 16 tahun.
Berlatih Di Club Judo Waza Gombong dengan Pelatih Sinsei Catur Yudo.
- Juara 1 Kejurprov Jateng 2023
- Juara 1 Kejurprov jateng 2024
- Juara 1 Kejurprov jateng 2026
- Juara 1 Popda Jateng 2024
- Juara 3 Kejurnas Pelajar Bandung
- Juara 1Kasad Cup di Jakarta 2023
- Juara 3 Jakarta Open Internasional 2023
- Juara 3 Cempaka Putih Open 2025
- Juara 1 kejurnas semarang 2026
II. Tasya Amalia Sabila berusia 11 tahun. Anak Kedua – Siswi Kelas 6 SD N 2 Gombong.
Berlatih Di Club Judo Waza Gombong dengan Pelatih Sinsei Catur Yudo.
Prestasi Judo :
-Pejudo Terbaik Pelajar Se Jateng 2024
-juara 2 jogja internasional 2025
-Juara 1 UNJ CUP 2025
-Juara 2 JAD Open 2026
Juara 1 POPDA Jateng 2026.
(Redaksi)









