JAKARTA lintajatimnews — Ketua Umum Ormas Madas (Masyarakat Madura Asli) Nusantara, KRH.HM.Jusuf Rizal,SH instruisikan seluruh anggota Ormas Madas Nusantara harus ikut mengamankan kota Jakarta jika terjadi kerusuhan akibat aksi demo. Kota Jakarta adalah rumah kita karena itu wajib untuk ikut menjaga stabilitas keamanan Kota Jakarta.
Pernyataan itu disampaikan pria berdarah Madura-Batak, keturunan Raja Madura, Arya Wiraraja itu kepada media menjawab pertanyaan wartawan tentang sikap Ormas Madas Nusantara akan adanya gelombang aksi demo besar-besaran di wilayah DKI Jakarta bulan Agustus-September 2026
“Prinsip Ormas Madas Nusantara dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Jadi kami warga Madura yang ada di Jakarta akan membela kepentingan masyarakat demi keamanan dan kemajuan Kota Jakarta. Tidak hanya mengamankan jika ada aksi demo, tapi kami juga minta anggota mengawasi fasilitas umum yang rawan di rusak dan dicuri,” ujar Jusuf Rizal, aktivis penggiat anti Korupsi Relawan Prabowo Subianto itu.
Saat ditanya wartawan Ormas Madas Nusantara dapat jatah apa dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, karena Ormas Madas Nusantara ikut bekerja keras memenangkan pasangan Pramono-Rano?
Jusuf Rizal menjawab enteng. Katanya, Ormas Madas Nusantara tidak pernah meminta jatah jabatan maupun proyek, seperti tim sukses yang sudah dapat jatah. Katanya, karakter orang Madura tidak mau mengemis jabatan ke Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Takut ditolak, nanti Ormaa Madas Nusantara, malu.
“Cukup kebijakan Pramono Anung bagus untuk kemajuan warga Jakarta, Ormas Madas Nusantara, sudah cukup puas. Dari analisa Madas Nusantara, kinerja Pramono Anung sebagai Gubernur DKI Jakarta sudah bagus. Namun dalam transparansi dan pengawasan penggunaan anggaran masih perlu ditingkatkan,” tegas Jusuf Rizal
Saat dicecar wartawan dengan pertanyaan, bahwa saat audiensi dengan Pramono Anung dijanjikan dana hibah, ambulans, dab BLK (Balai Latihan Kerja), kelanjutannya bagaimana?
Saat itu, kata Jusuf Rizal, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung tidak pernah menjanjikan apapun kepada Ormas Madas Nusantara. Kami yang meminta dukungan. Kemudian dicatat Sekda dan Bakesbangpol. Ia itu, saja cukup dicatat. Kami kan menyampaikan aspirasi anggota. Kita paham politiklah, ujar Jusuf Rizal sambil tersenyum
“Yang terpenting bagi Madas Nusantara bagaimana bisa membantu Pemprov DKI Jakarta ikut menjaga keamanan, kondusifitas dan stabilitas wilayah DKI Jakarta bekerjasama dengan TNI POLRI. Urusan jatah itu urusan Tuhan dan Politik,” tegas Jusuf Rizal
Berdasarkan catatan redaksi sosok Jusuf Rizal bukan gila jabatan, saat menjadi Relawan SBY-JK (Blora Center) bersama Sudi Silalahi, ia kerap ditawari jabatan Direksi, Komisaris dan bahkan namanya sudah pernah masuk bursa menteri. Namun, dia memilih berada diluar syistem mendirikan LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat).
Reporter: ahmadhp









