LAMONGAN, LintasJatimNews – Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti lapangan utama SMP Negeri 1 Pucuk pada Senin pagi (13/07/2026). Sekolah yang dikenal sebagai oase berilmu ini menggelar Upacara Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan khidmat dan tertib.
Upacara ini diikuti oleh sebanyak 202 murid baru kelas VII yang berbaur bersama kakak kelas dari kelas VIII dan IX. Menariknya, seluruh petugas upacara pada pembukaan kali ini dijalankan dengan sangat apik oleh perwakilan murid kelas VIII dan IX.
Kepala SMPN 1 Pucuk, Muhammad Said, S.Pd., M.Pd., yang bertindak sebagai Pembina Upacara, secara resmi membuka kegiatan ini dengan uacapan basmalah yang kemudian diikuti dengan prosesi simbolis yang unik, yaitu menerbangkan pesawat mainan dari kertas. Pesawat-pesawat kertas tersebut sebelumnya telah dituliskan berbagai impian, harapan, serta cita-cita oleh para murid baru, lalu diterbangkan bersama-sama ke udara sebagai lambang tingginya tekad meraih masa depan.
Dalam amanatnya, Muhammad Said memberikan ucapan selamat datang dan menegaskan komitmen sekolah dalam menghadirkan lingkungan belajar yang aman.
“Selamat Datang dan Selamat Bergabung di SMP Negeri 1 Pucuk! Mulai hari ini, kalian bukan lagi anak SD, melainkan sudah resmi menjadi bagian dari keluarga besar Almamater tercinta kita, SMP Nwegeri 1 Pucuk” ujar Muhammad Said menyambut para siswa baru.
Beliau juga berpesan agar para siswa baru tidak perlu merasa takut maupun cemas selama masa orientasi. “Saya tegaskan di sini, MPLS di SMPN 1 Pucuk dirancang dengan semangat: Ceria, Aman, dan Nyaman. Jangan ada rasa takut, jangan ada rasa cemas! Di sekolah ini, tidak ada yang namanya perpeloncoan, tidak ada kekerasan fisik, dan tidak ada intimidasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kepala Sekolah memaparkan bahwa selama lima hari ke depan, fokus utama MPLS Ramah ini adalah mengenali potensi dan keunikan masing-masing murid melalui rangkaian asesmen komprehensif, mulai dari literasi-numerasi, bakat minat, kebugaran, hingga kondisi sosial-emosional. Ia meminta para murid mengerjakannya dengan santai dan jujur karena asesmen tersebut murni bertujuan agar guru dapat memetakan metode mengajar yang paling menyenangkan ke depan, bukan sebagai penentu kelulusan atau nilai rapor.
Pengenalan 60-an GTK dan Aktivitas Siswa Pasca-Upacara
Setelah upacara selesai, momen keakraban berlanjut dengan sesi perkenalan. Sebanyak 60-an Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SMPN 1 Pucuk diperkenalkan satu per satu di hadapan seluruh peserta didik baru agar mereka lebih familier dengan lingkungan sosial sekolah yang baru.
Usai seluruh rangkaian seremonial selesai, para murid baru langsung diarahkan untuk mengikuti kegiatan MPLS sesuai jadwal yang telah ditentukan panitia. Di sisi lain, siswa-siswi kelas VIII dan IX langsung bergerak produktif menuju ruang kelas masing-masing untuk membentuk pengurus kelas baru, meminjam buku ajar di perpustakaan, serta melakukan kerja bakti membersihkan ruang kelas demi kenyamanan belajar di tahun ajaran baru ini.
Melalui pembukaan MPLS Ramah 2026 ini, SMPN 1 Pucuk bersiap mencetak generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas akalnya, namun juga mulia akhlaknya dan sehat fisiknya.
Kontributor: M. Said









