TRENGGALEK lintasjatimnews – Sinergitas TNI bersama Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Trenggalek kembali menunjukkan respons cepat dalam penanganan kebakaran di wilayah. Kesigapan tersebut ditunjukkan Babinsa Sukorejo Sertu Anas Taufik, anggota Koramil 0806-06/Gandusari, bersama petugas Damkar Trenggalek saat memadamkan kobaran api yang membakar atap tempat pembakaran genteng milik Mugianto di RT 38 RW 18 Dusun Geneng Sanan, Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Kamis (28/5/2026).
Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB ketika proses pembakaran genteng sedang berlangsung. Api yang awalnya berada di tungku pembakaran mendadak membesar hingga menjalar ke bagian atap bangunan tempat pembakaran yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar.
Mendapat laporan dari warga, Babinsa Sukorejo bersama petugas Damkar Trenggalek langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Warga bersama aparat sempat melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu armada pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Berkat kerja sama cepat antara TNI, Damkar, dan masyarakat, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi pembakaran genteng. Situasi di lokasi pun dapat segera diamankan sehingga tidak memicu kebakaran yang lebih besar.
Usai proses pemadaman, Sertu Anas Taufik menjelaskan bahwa kebakaran dipicu oleh besarnya api saat proses pembakaran genteng dilakukan oleh pemilik. Kondisi tersebut menyebabkan panas dan percikan api dengan cepat menyambar bagian atap bangunan pembakaran.
“Awalnya saat pembakaran genteng, api terlalu besar sehingga menjalar ke atap tempat pembakaran,” ujar Sertu Anas Taufik saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan atap tempat pembakaran genteng milik Mugianto habis terbakar dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp7 juta. Aparat juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas pembakaran menggunakan api berintensitas besar guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
(feri)









