LAMONGAN lintasjatimnews — Sebanyak 212 murid kelas IX SMP Negeri 1 Pucuk mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dilaksanakan selama empat hari, mulai 13 hingga 16 April 2026. Seluruh peserta tercatat mengikuti ujian dengan tingkat kehadiran mencapai 100 persen.
Pelaksanaan TKA tahun ini dibagi menjadi dua gelombang, dengan masing-masing gelombang terdiri dari tiga sesi. Kegiatan dipusatkan di ruang Laboratorium Komputer SMP Negeri 1 Pucuk yang telah dipersiapkan secara optimal guna mendukung kelancaran ujian berbasis komputer.
Bertindak sebagai proktor dalam kegiatan ini adalah Amarudin dan Hakim, S.Kom., sementara teknisi ditangani oleh Meizir Akhmadi, S.Pd. Adapun Ketua Panitia tingkat satuan pendidikan, Manis, S.Pd., M.Pd., memimpin langsung seluruh rangkaian pelaksanaan kegiatan. Adapaunp engawas yang bertugas di SMP Negeri 1 adalah guru yang berasal dari SMP negeri 1Turi, Lamongan.
Penyelenggaraan TKA mengacu pada regulasi resmi pemerintah, yakni Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 95/M/2025 tentang Pedoman Tes Kemampuan Akademik, serta Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 059/H/M/2025 tentang Petunjuk Teknis TKA bagi pelaksana di tingkat pusat, daerah, dan satuan pendidikan.
Pantauan awak media di lokasi, tampak pengaturan ruang Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMP Negeri 1 Pucuk dilakukan sesuai ketentuan Kemendikdasmen dengan menekankan prinsip kejujuran, ketertiban, dan kenyamanan. Setiap peserta menempati satu komputer dengan jarak yang diatur agar tidak saling melihat, serta posisi layar diarahkan untuk menjaga kerahasiaan jawaban. Ruang ujian ditata rapi, bersih, dan kondusif, dilengkapi tata tertib serta denah tempat duduk guna memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan terarah.
Pelaksanaan TKA juga didukung kesiapan sarana dan pengawasan yang optimal. Seluruh perangkat komputer telah melalui uji coba, didukung jaringan yang stabil, serta disiapkan perangkat cadangan untuk mengantisipasi kendala teknis. Di setiap sesi, pengawas, proktor, dan teknisi bekerja sama memastikan ujian berlangsung lancar, sekaligus menjaga integritas pelaksanaan dengan pengawasan aktif agar tidak terjadi pelanggaran atau kecurangan, ungkap Bu Manis kepada awak media.
Kepala SMP Negeri 1 Pucuk menyampaikan bahwa pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan sejak awal tahun pelajaran. Di antaranya dengan menyediakan buku bimbingan belajar khusus TKA bagi setiap murid, menambah 20 unit komputer baru, serta mengikutsertakan siswa dalam kegiatan try out yang diselenggarakan oleh PGRI dan MKKS.
“Dengan berbagai upaya tersebut, kami berharap hasil TKA siswa SMP Negeri 1 Pucuk dapat optimal dan sesuai dengan harapan,” ujarnya.
Pada hari pertama pelaksanaan, kepala sekolah juga memberikan pengarahan langsung kepada peserta. Ia mengingatkan agar siswa mengerjakan soal dengan sungguh-sungguh, tetap tenang, jujur, dan tidak perlu merasa tertekan.
“Hasil TKA ini penting bagi siswa sebagai salah satu syarat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, sekaligus menjadi indikator capaian satuan pendidikan yang nantinya tertuang dalam rapor pendidikan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia TKA, Manis, S.Pd., M.Pd., menambahkan bahwa hasil TKA tidak hanya bermanfaat bagi siswa, tetapi juga menjadi bahan evaluasi bagi guru.
“Selain untuk siswa, kegiatan TKA juga menjadi cermin bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran ke depan,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa sesuai ketentuan, hasil TKA dapat digunakan sebagai salah satu syarat pendaftaran ke jenjang pendidikan berikutnya melalui jalur prestasi.
Salah satu peserta TKA dari kelas IX mengaku telah mempersiapkan diri sejak beberapa bulan terakhir.
“Saya sudah belajar sejak lama dan mengikuti try out, jadi lebih siap. Soalnya cukup menantang, terutama Matematika,” ungkapnya.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik di SMP Negeri 1 Pucuk berlangsung lancar, tertib, dan sukses, berkat kerja sama seluruh panitia, guru, serta kesiapan para peserta.
Kontributor: M. Said









