TRENGGALEK lintasjatimnews – Sinergitas antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah terus diperkuat dalam mendukung pembangunan desa binaan yang inklusif, khususnya dalam menciptakan lingkungan aman bagi perempuan dan anak. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Penyuluhan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Tahun 2026 yang digelar di Balai Pertemuan Desa Pakel, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, Senin (13/4/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Babinsa Pakel Serka Muhadi Prayitno dari Koramil 0806-10/Pule bersama Bhabinkamtibmas, Kepala Desa, serta Dinas Sosial Kabupaten Trenggalek. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat perlindungan sosial sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.
Peserta penyuluhan terdiri dari kepala dusun, perwakilan ketua RT, dan kader Posyandu Desa Pakel. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama kegiatan, mengingat pentingnya pemahaman tentang perlindungan perempuan dan anak sebagai bagian dari pembangunan desa berkelanjutan.
Serka Muhadi Prayitno menegaskan bahwa penyuluhan ini bertujuan untuk mengintegrasikan perspektif gender serta pemenuhan hak anak dalam tata kelola pemerintahan desa. Hal ini mencakup aspek perencanaan pembangunan hingga pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh.
“Penyuluhan ini menekankan perlindungan dari kekerasan, peningkatan keterwakilan perempuan, serta pemenuhan hak anak guna mewujudkan desa yang aman dan berdaya,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program desa ramah perempuan dan peduli anak tidak terlepas dari peran aktif seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan warga diharapkan mampu menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Desa Pakel diharapkan dapat menjadi percontohan desa ramah perempuan dan peduli anak di Kabupaten Trenggalek, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif, adil, dan sejahtera.
Reporter: feri









