MADIUN lintasjatimnews – Upaya membuka akses transportasi yang lebih mudah bagi masyarakat terus dilakukan melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VII di wilayah Kabupaten Madiun. Salah satu sasaran pembangunan berada di Sungai Kali Luworo, Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, yang nantinya menjadi penghubung antara Desa Luworo dan Desa Gandul.
Pada Selasa (3/11/2026), pembangunan jembatan yang dilaksanakan di wilayah teritorial Kodim 0803/Madiun tersebut telah mencapai progres 43,75 persen. Sejumlah pekerjaan konstruksi terus dikerjakan secara bertahap, mulai dari persiapan lokasi hingga pembangunan struktur dasar jembatan.
Jembatan yang direncanakan memiliki panjang 40 meter dan lebar 1,2 meter ini dibangun untuk memberikan kemudahan mobilitas masyarakat. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi 1.301 jiwa atau 479 kepala keluarga (KK), khususnya warga Desa Luworo dan Desa Gandul, Kecamatan Pilangkenceng.
Selama ini, keberadaan sungai menjadi salah satu tantangan bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas dan mobilitas antardesa. Dengan dibangunnya jembatan tersebut, diharapkan akses penghubung kedua wilayah menjadi lebih mudah, aman, dan mendukung kelancaran kegiatan sosial maupun perekonomian warga.
Berdasarkan laporan pelaksanaan di lapangan, pembersihan lokasi pembangunan telah mencapai 100 persen. Sementara itu, pengadaan sejumlah material utama juga hampir seluruhnya terpenuhi, di antaranya besi, batu koral, semen, serta bahan bekisting yang telah mencapai 100 persen.
Untuk pekerjaan konstruksi, penggalian fondasi foot plate telah selesai 100 persen. Adapun pembesian mencapai 60 persen, pemasangan bekisting 45 persen, dan pengecoran fondasi mencapai 50 persen. Pekerjaan peninggian tembok penahan tanah (TPT) juga terus berlangsung dengan progres keseluruhan 20 persen.
Selanjutnya, tahapan pemasangan gelagar baja, pembatas jembatan, lantai jembatan, hingga pengecatan akan dilaksanakan sesuai perkembangan pekerjaan di lapangan.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VII ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Tidak sekadar membangun sarana penghubung, jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar aktivitas warga sekaligus mempererat hubungan sosial dan ekonomi antara Desa Luworo dan Desa Gandul.
Dengan progres yang telah mencapai 43,75 persen, pengerjaan terus dilanjutkan agar pembangunan dapat berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan dan nantinya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Andik)









