MADIUN lintasjatimnews – Aroma tanah basah dan hamparan hijau membentang di Dusun Sambirejo, Desa Sambirejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun pada Sabtu (24/10). Di tengah teriknya sengatan matahari, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0803-09/Saradan, Serda Wuryanto, tampak sigap mencabut rumput liar (matun) yang tumbuh menyela di antara rumpun padi milik Bapak Suparmin, anggota Kelompok Tani (Poktan) Margo Mulyo.
Aksi pendampingan penyiangan tanaman padi di lahan RT 03/RW 02 tersebut dilakukan guna memastikan nutrisi tanah terserap optimal oleh bibit padi tanpa berebut dengan gulma. Langkah perawatan berkala ini menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas pertumbuhan tanaman agar terhindar dari ancaman gagal panen maupun penurunan produktivitas lahan.
Turun langsung ke tengah kubangan lumpur sawah, Serda Wuryanto bersama pemilik lahan membersihkan gulma secara manual dan teliti satu per satu. Di sela-sela aktivitas fisik tersebut, Babinsa juga menyempatkan diri berdiskusi mengenai perkembangan vegetatif tanaman, kendala hama, hingga ketersediaan pupuk di tingkat petani setempat.
“Perawatan tanaman padi pada fase pertumbuhan ini sangat krusial. Jika gulma dibiarkan, hasil panen tentu tidak akan maksimal. Pendampingan ini adalah wujud komitmen kami untuk selalu hadir mendampingi para petani, memastikan mereka tidak berjuang sendirian demi menjaga ketahanan pangan di daerah,” tutur Serda Wuryanto di sela-sela kegiatan.
Melalui pendampingan yang intensif dan sinergi yang erat di lapangan, proses penyiangan lahan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan. Bapak Suparmin menyambut hangat kehadiran Babinsa yang tak sungkan kotor-kotoran di sawah, memacu semangat para petani lokal untuk terus mengoptimalkan hasil pertanian mereka demi menyongsong masa panen yang melimpah.
(Andik)









