TRENGGALEK lintajatimnews – Sinergitas TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus diperkuat melalui pemantauan harga serta monitoring ketersediaan pasokan bahan pokok di Pasar Basah Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Pj Sekda Trenggalek Drs. Stefanus Triadi Atmono, M.Si., Pasi Intel Kodim 0806/Trenggalek Kapten Cpl Muhamad Nurhadi, Kanit Ekonomi Satintelkam Polres Trenggalek Aiptu Prima, serta jajaran pemerintah daerah dan pengelola Pasar Basah Trenggalek.
Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok tetap aman. Tim gabungan juga berkoordinasi dengan pedagang dan pengelola pasar guna memperoleh gambaran kondisi pasokan di lapangan.
Pasi Intel Kodim 0806/Trenggalek Kapten Cpl Muhamad Nurhadi menegaskan sinergitas lintas instansi akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
“TNI, Polri dan pemerintah daerah akan terus bersinergi dalam menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan kebutuhan pokok masyarakat, guna melindungi kepentingan konsumen sekaligus menjaga keberlangsungan usaha para produsen,” kata Nurhadi.
Berdasarkan hasil pemantauan, harga cabai rawit di Pasar Basah Trenggalek tercatat Rp47.950 per kilogram, telur ayam ras sekitar Rp23.350 per kilogram, sedangkan daging ayam berada di kisaran Rp38.700 per kilogram.
Selain memantau harga di pasar, tim gabungan juga melakukan pemeriksaan ketersediaan stok beras di Gudang Bulog Trenggalek. Monitoring dan evaluasi tersebut diharapkan dapat mendukung pengendalian harga serta memastikan kebutuhan bahan pokok masyarakat tetap terpenuhi.
(Feri)









