PASURUAN lintasjatimnews – Bertempat di Royal Senyiur Hotel jalan Putuk Truno 208 Prigen Pasuruan, DPW Partai Gelora Indonesia Jawa Timur menyelenggarakan Training For Facilitators (TFF) pada hari Sabtu-Minggu 23-24/5/2026, bertemakan “Penguatan Ideologisasi Kader sebagai Fondasi Militansi, Soliditas dan Kepemimpinan Transformasional Partai”.
Langit Prigen yang cerah nan sejuk berpemandangan indah, mentransfer aura semangat yang positif kepada kader Gelora Jatim yang hadir. Ada semangat dan harapan amanah yang teremban dalam pundak masing-masing kader, hingga kehangatan terpatri dalam seni perjuangan mereka.
Misbahul Munir, ketua DPW Gelora Jatim dalam sambutannya menyampaikan, “Pendidikan dan pembodohan, mana yang lebih mahal? Harga pendidikan atau harga kebodohan?” Serunya
Misbah lanjut menerangkan kepada kadernya, “Hal yang harus kita temukan bersama bahwa salah satu pengkerdilan dalam hidup ini adalah membiarkan pikiran yang cemerlang itu menjadi budak bagi tubuh yang malas”, pungkasnya.
“Perumpamaan kalimat yang baik, yang akarnya menunjang dahannya naik keatas dan dari sana akhirnya muncul buah, jadi Training For Fasilitator ini sebetulnya arahnya kesana. Kita kepingin akar ideologisasi itu betul-betul dalam, sehingga cabang, dahan, akan naik tinggi” terang Misbah.
“Apakah kita ikut menancapkan akarnya, apakah kita ikut menaikkan dahannya, atau kita ikut menikmati buahnya. Yang ikut training for fasilitator ini merupakan orang-orang yang terpilih yang nantinya diharapkan bisa menyebarkan semangat ideologisasi partai Gelora Indonesia” serunya.
“Ideologisasi ini sebuah proses panjang dan karena itu dianggap sangat penting. berpartai itu seperti lari maraton, orang yang lari maraton ini dibutuhkan tidak hanya daya tahan tetapi diinginkan untuk tetap mencapai finish” kata Muhammad Sirot, Kabangter Dapil 5 DPP Partai Gelora Indonesia memberikan sambutan.
Sirot memberikan penjelasan bahwa “Banyak orang yang kelelahan ditengah jalan, bahkan ada yang kemudian mereka tidak hanya kelelahan di jalan bahkan keluar dari barisan itu, karena itu agar nafas kita panjang maka dibutuhkan basic yang kuat, dan basic yang kuat itu adalah basic ideologi”.
“Banyak motif di politik ini, bermacam-macam motif, tetapi di dalam politik ini dibutuhkan motif pengabdian, mengabdi pada bahasa dan negara” seru Muhammad Sirot yang mana kepengurusan periode pertama menjabat sebagai ketua DPW Gelora Jatim .
Reporter : Heni









