Dalam Rangka Membangun Wadah Kaderisasi HW MAMDA Melaksanakan Pelantikan Dewan Amaliyah

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Dalam rangka membangun wadah kaderisasi di kalangan muda, Hizbul Wathan (HW) Madrasah Aliyah Muhammadiyah Pondok Modern Paciran melaksanakan pelantikan Dewan Amaliyah (DA) Periode 2026/2027 yang dilaksanakan di Aula KH. Ridwan Syarqowi, Kamis 7/5/2026.

Sebagai penerus dan pelangsung spirit kebangkitan Hizbul Wathan dalam membangun organisasi yang dinamis, kegiatan ini merupakan fase yang penting bagi perkembangan sebuah organisasi di mana Dewan Amaliyah menjadi ujung tombak dalam mengasah jiwa kepemimpinan dan keterampilan hidup (live skills) bagi kader pandu Muhammadiyah.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya yang telah dilaksanakan pada hari Rabu 8/4/2026, yaitu Musyawarah Dewan Amaliyah (MusyDA).

Hadir pada kesempatan kali ini antara lain Kepala SMKM 11, Kepala atau perwakilan MTsM 01, Kepala SMPM 25, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 01 dan 02, serta Kepala dan Jajaran Pimpinan MAM 02 Pondok Modern Paciran.

Setelah prosesi pelantikan Dewan Amaliyah Hizbul Wathan (DA HW) yang dipimpin oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan Iwan Wahyudi, S.Pd., Kepala Madrasah Wasli Fauqi, S. Kom memberikan beberapa pesan penting kepada para personalia DA yang baru.

Pada kesempatan ini Kamad mengucapkan selamat kepada para personalia Dewan Amaliyah yang baru saja dilantik dengan ucapan, “Semoga dapat mengemban amanah dengan baik dan memberikan gebrakan inovasi-inovasi terbaik selama kepemimpinan satu period ke depan”.

Selanjutnya ia mengatakan bahwa hari ini bukanlah hanya pelantikan tapi merupakan satu estafet kepemimpinan dan perjuangan dari ayahanda pendahulu dan pendiri Muhammadiyah, yaitu KH. Ahmad Dahlan. Pada tahun 1918 dulu Pandu Islam di bentuk dengan tujuan untuk membentuk muslim yang berakhlaq, cakap dan siap beramal untuk umat.

Selain itu Kepala Madrasah menyampaikan 4 hal penting lainnya yaitu, Pertama agar Dewan Amaliyah HW menjadi teladan bagi anggotanya.

Wasli menyampaikan, “Jadilah teladan. Sebagai dewan amaliah hendaklah menjadi teladan yang baik, sebelum menertibkan orang lain tertibkan diri kalian dahulu. Sedikit bicara banyak bekerja. Kepanduan tidak hanya teriak-teriak tapi memberi contoh nyata tentang kehidupan.”

Yang kedua adalah agar menjadi Penggerak. Karena kegiatan Dewan Amaliyah bukan hanya kemah atau baris berbaris, melainkan juga untuk menarik adik-adik supaya tertarik dengan kegiatan HW. “Semisal melakukan kegiatan nyata dengan melakukan kegiatan-kegiatan sosial kepada masyarakat sekitar contohnya berbagi kepada warga kurang mampu di sekitar pondok”, terangnya.
Pesan Kamad yang ketiga adalah agar menjadi Pelindung, yaitu jika adik-adik kelas ada yang berbuat salah maka hendaklah DA meberikan masukan, memberikan solusi dan dorongan agar kedepan tidak melakukan kesalahan lagi sehingga kegiatan tetap berjalan sesuai dengan program kerja yang telah ditentukan.

Mengakhiri sambutannya Wasli memberikan pesan keempat atau yang terakhir, yaitu selaku Pimpinan Madrasah dia berpesan untuk Kakak pembina dan Qobilah.

“Berikan ruang salah, berikan ruang tumbuh dan berikan ruang untuk berkarya dan berkembang sesuai potensi, Dewan Amaliyah Bukan pesuruh, mereka calon pemimpin masa depan, mereka adalah generasi penerus, dari meraka akan lahir Guru, Da’i, Bupati, menteri bahkan Presiden, bimbing dengan kasih sayang, koreksi dengan adab yang baik”, pungkasnya dengan penuh semangat.

Ketua terpilih dan terlantik Andicka Permadi dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasihnya kepada personalia DA baik periode lama maupun periode baru, “Saya berterimakasih kepada personalia Dewan Amaliyah periode baru dan periode lama yang telah membantu menyukseskan acara hingga detik ini, tanpa kalian kami bukan apa-apa”.

Menutup sambutannya, pria kelahiran Lamongan, 10 Februari 2009 yang mempunyai hobby membaca dan bercita-cita untuk menjadi Pengacara ini memberikan semangat kepada Dewan Amaliyah yang dipimpinnya.

“Saya hanya ingin memberikan semangat kepada Dewan Amaliyah periode baru untuk senantiasa bersemangat dalam berjuang di setiap proses kita, karena disetiap kesulitan pasti akan ada kemudahan dan akhir yang membahagiakan”, pungkasnya.

Reporter: Winarto