Inisiatif Mahasiswa KKN Internasional UNESA Gelar Penyuluhan Parenting dalam Rangka Peringatan Bulan Kesadaran Kesehatan Mental di Malaysia

Listen to this article

JOHOR lintasjatimnews – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan program layanan kesehatan mental bertema parenting bagi pengurus Perkampungan Felda, Johor, Malaysia. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, (4/5/2026), pukul 14.30 hingga 17.00 waktu setempat, bertempat di Wisma Tunggal, Felda Tunggal.

Penyelenggaraan program ini tidak terlepas dari momentum bulan Mei yang diakui secara internasional sebagai Bulan Kesadaran Kesehatan Mental (Mental Health Awareness Month). Hal tersebut menjadi landasan sekaligus semangat bagi para mahasiswa UNESA untuk menghadirkan layanan yang bermakna dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam ranah kesehatan mental keluarga.

Program ini dirancang khusus untuk seluruh pengurus perkampungan Felda Tunggal dan difokuskan pada tema pengasuhan anak (parenting), yang meliputi pengenalan konsep parenting, jenis-jenis pola asuh, serta tips mendidik anak di era saat ini. Kegiatan disampaikan melalui metode sesi diskusi interaktif dan tanya jawab, sehingga peserta dapat terlibat secara langsung dan aktif.

Selain itu, para peserta juga diajak untuk mengikuti sesi Pohon Harapan, yakni sebuah kegiatan reflektif di mana setiap peserta menuliskan harapan mereka terkait pengasuhan anak dan keluarga. Beragam harapan pun tertuang di antaranya. Guna mendukung keberlanjutan pemahaman peserta, panitia juga membagikan brosur dan materi seputar parenting yang dapat dibawa pulang dan dijadikan referensi sehari-hari.

Layanan ini difasilitasi oleh dua mahasiswa perwakilan UNESA dari Fakultas Psikologi, yakni Elsa Nabila dan M. Aldy Irawan, dan melibatkan total 15 mahasiswa KKN Internasional UNESA dalam pelaksanaannya. Sebanyak 50 pengurus perkampungan Felda Tunggal turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Elsa Nabila selaku fasilitator sekaligus mahasiswa Psikologi UNESA mengungkapkan bahwa program semacam ini memiliki urgensi yang tinggi di tengah masyarakat. “Program ini sangat penting karena orang tua dapat terwadahi untuk berkonsultasi terkait pengasuhan anak. Banyak orang tua yang sebenarnya membutuhkan ruang untuk berdiskusi, namun belum tentu memiliki akses terhadap layanan tersebut,” ujarnya.

Antusiasme positif turut datang dari para peserta. Kalsom Binti Ismail, Ketua Blok Wanita Felda Tunggal, hadir sebagai salah satu peserta dalam pelayanan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat yang besar baginya, terutama karena ia tengah menghadapi tantangan nyata dalam mengasuh anaknya yang berusia 7 tahun. “Anak saya susah sekali dipisahkan dari handphone. Dari pagi sampai malam mau pegang handphone terus, kalau dilarang bisa marah-marah. Saya tidak tahu harus bagaimana,” ungkapnya.

Melalui sesi konseling dan diskusi dalam kegiatan ini, Kalsom mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai cara menetapkan batasan penggunaan gadget secara konsisten, serta pendekatan komunikasi yang lebih efektif untuk anak seusianya. “Saya bersyukur ada program ini. Saya jadi tahu cara menghadapi anak saya dengan lebih tenang dan terarah. Semoga bisa saya praktikkan di rumah,” tambahnya.

Apresiasi serupa disampaikan oleh Nazarith Sofia, Pegawai Pembangunan Masyarakat Perkampungan Felda. Ia menilai inisiatif mahasiswa dalam menyelenggarakan program ini sebagai langkah yang luar biasa. “Program ini sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang menghadapi tantangan dalam pengasuhan anak. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” tuturnya.

Program layanan kesehatan mental ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pola asuh yang sehat, membekali orang tua dengan strategi mendidik anak yang sesuai dengan perkembangan zaman, serta membuka ruang konsultasi yang mudah diakses oleh masyarakat di lingkungan Felda Tunggal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKN Internasional Universitas Negeri Surabaya yang berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di luar negeri, sekaligus menjadi wujud penerapan ilmu psikologi secara langsung di lapangan.

Dengan adanya program ini, diharapkan para orang tua di Felda Tunggal semakin siap dan percaya diri dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak mereka di tengah arus perkembangan zaman yang terus berubah.

Reporter Jessy Nora Sandy