Tinjau Rehab RTLH, Dansatgas: Nanti Rumahnya Dirawat

Listen to this article

TRENGGALEK lintasjatimnews – Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Manunggal membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0806/Trenggalek, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., mendatangi Mbah Paini, warga Dusun Nglayur RT 53 RW 25 Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (25/4/2026).

Kehadirannya pria dengan dua melati di pundak ini untuk meninjau progress rehab rumah tidak layak huni (RTLH). “Sudah mulai kelihatan bagus. Sudah hamper 70 persen ini,” tanya Dansatgas pada anggotanya yang sedang memplester dindidng rumah.

“Sudah hampir jadi Komandan,” jelas Prada Cristian Kelvin Sanches dari Yonif TP 886/PJ, yang kemudian kembali bejibaku dengan pekerjaannya.

Sementara Dansatgas berjalan ke Mbah Paini, “Kalau sudah jadi dijaga dengan baik ya,” pesannya.

Seketika Mbah Paini mengangguk, sementara ada air mata yang seketika mengalir. “Mboten usah nangis, harusnya banyak senyum karena akan memiliki rumah baru yang layak huni,” hiburnya.

Seperti diketahui, selain Mbah Paini, program rehab rumah tidak layak huni (RTLH) menyasar sebanyak 9 unit rumah, di natarnya milik Sri Sukamti, Gunardi, Trimo, Sinto, Sarto, Nahrowi, Tumini, dan Suminem.

Selain RTLH, sejumlah program menyasar peningkatan jalan sepanjang 777 meter dan lebar 2,5 meter, juga ada pembangunan tanggul penahan jalan (TPJ) di 8 titik. Kemudian, program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), di antaranya TNI Manunggal air di lima titik, penghijauan, pembagian paket anak stunting, ketahanan pangan, pembrrsihan fasilitas umum.

Terselenggaranya delapan kegitan sosialisasi dan penyuluhan berupa, sosialisasi wawasan kebangsaan (wasbang) dan bela negara (belneg), sosialisasi gulbencal, sosialisasi bahaya narkoba, sosialissai UMKM berbasis IT, sosialisasi membangun desa wisata, sosialisasi kesehatan hewan, sosialissai pencegahan stunting.

Kemudian empat kegiatan pelayanan umum berupa, pengobatan masal, pelayanan posyandu, pembuatan SIM dan perpanjangan STNK, dan pelayanan Pendidikan. Juga ada dua kegiatan pelatihan dan edukasi berupa pelatihan gulbencal dan pembuatan pupuk organik. Selain ada dua kegiatan sosial berupa pembagian sembako atau paket stunting, dan penanaman pohon, serta pemutaran film perjuangan.

(feri)