GRESIK lintasjatimnews – Buku Hidup Berkah, Jejak Tak Terhapus Waktu karya Fathurrahim Syuhadi secara resmi dilaunching di SMK Muhammadiyah 5 Panceng, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam meneguhkan tradisi literasi di lingkungan Muhammadiyah, khususnya di kalangan aktivis cabang dan ranting.
Launching buku dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua PWM Jawa Timur, DR HM Sulthon Amin MM
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi atas terbitnya karya tersebut sebagai bagian dari kontribusi intelektual kader Muhammadiyah dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan.
Menurut Sulthon Amin, tradisi menulis dan literasi perlu terus ditumbuhkembangkan, khususnya oleh para aktivis LPCRPM yang memiliki pengalaman luas dalam membina umat di tingkat akar rumput. Ia menegaskan bahwa banyak praktik baik dan pengalaman berharga yang layak untuk dituliskan agar menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.
“Apa yang dilakukan oleh Fathurrahim Syuhadi ini bisa diikuti jejaknya. Tradisi menulis harus terus kita hidupkan,” ujar BPH Umsura (Universitas Muhammadiyah Surabaya) ini
Founder Parahita Diagnostic Center tersebut juga menambahkan bahwa jejak-jejak kebaikan tidak cukup hanya dilakukan, tetapi perlu didokumentasikan melalui tulisan. Hal ini penting karena kehidupan manusia dibatasi oleh ruang dan waktu.
“Selagi bisa menulis, maka menulislah. Kita punya pilihan : menulis atau ditulis,” tegasnya. Doktor lulusan Universitas Gadjah Mada ini
Sementara itu, Fathurrahim Syuhadi menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Ia juga mengungkapkan penghargaan kepada Ketua LPCRPM Jawa Timur, DR Hasan Ubaidalah MM yang telah memberikan dorongan dan motivasi untuk terus menulis.
Menurutnya, ketertarikan terhadap dunia literasi berangkat dari kesadaran bahwa tulisan memiliki kekuatan besar dalam menyampaikan nilai, menyentuh hati, sekaligus menggerakkan perubahan sosial. Menulis, bagi dirinya, bukan sekadar merangkai kata, melainkan bentuk ikhtiar menanamkan kebaikan.
“Menulis adalah jalan untuk menyebarkan kebaikan. Apa yang kita tulis, semoga menjadi jejak kebaikan yang terus hidup,” ujar Wakil Ketua LPCRPM Jawa Timur ini
Selain aktif sebagai jurnalis Media Lintasjatimnews, Fathurrahim juga dikenal sebagai Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur.
Buku Hidup Berkah, Jejak Tak Terhapus Waktu sendiri merupakan refleksi mendalam tentang perjalanan hidup manusia. Buku ini mengajak pembaca untuk menjalani kehidupan secara bermakna, menebarkan kebaikan, serta meninggalkan jejak yang bermanfaat bagi orang lain.
Acara launching ditandai dengan penyerahan buku secara simbolis kepada sejumlah tokoh, di antaranya Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Ketua LPCRPM Jawa Timur, Ketua PDM Gresik, Wakil Ketua PDM Tuban, Bojonegoro, dan Lamongan. Selain itu, buku juga diberikan kepada para Ketua LPCRPM Kabupaten Gresik, Bojonegoro, Tuban dan Lamongan sebagai bentuk penyebaran semangat literasi di tingkat cabang dan ranting.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang peluncuran buku, tetapi juga momentum penting untuk menguatkan budaya literasi di lingkungan Muhammadiyah. Harapannya, semakin banyak kader yang tergerak untuk menulis dan mendokumentasikan jejak perjuangan mereka, sehingga nilai-nilai kebaikan dapat terus diwariskan lintas generasi.
Acara launching buku ini disaksikan ratusan peserta Regional Meeting Klaster Pantura LPCRPM PWM Jawa Timur
(Redaksi)









