BATU, lintasnatimnews – Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Timur resmi menutup kegiatan Training of Trainers (ToT) Fasilitator Pelatihan Pembelajaran Mendalam Tahap 3 bagi guru SD dan SLB pada Minggu (6/7/2025), di Kota Batu. Penutupan dilakukan oleh Ketua Panitia, Wahyu Tresnaeni, S.Si., yang sekaligus menyampaikan apresiasi dan evaluasi kegiatan.
Dalam sambutannya, Wahyu Tresnaeni mengucapkan terima kasih atas kedisiplinan peserta selama pelatihan berlangsung. Berdasarkan evaluasi melalui LMS dan Google Form, kegiatan ini dinilai baik hingga sangat baik oleh peserta. Meski begitu, panitia tetap menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan teknis seperti menu makan atau ketersediaan air hangat yang sempat terkendala.
Pelatihan yang digelar sejak 1 hingga 6 Juli 2025 ini dibuka langsung oleh Kepala BBGTK Jawa Timur, Dr. Abu Khaer, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen BBGTK untuk terus meningkatkan kompetensi guru, mengingat peran strategis mereka dalam mencetak generasi unggul, inovatif, dan adaptif di tengah tantangan pendidikan abad ke-21.
Pembelajaran mendalam bukan sekadar penguasaan materi, tetapi mendorong peserta didik berpikir kritis, kreatif, mampu bekerja sama, dan berkomunikasi secara efektif, tegas Dr. Abu. Ia juga menekankan pentingnya peran fasilitator sebagai motor penggerak transformasi pembelajaran di sekolah.
Abu Khaer mengajak peserta untuk menjadi fasilitator yang inspiratif dan adaptif serta mengusung semangat RAMAH — Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis — demi menciptakan ekosistem belajar yang unggul dan berdampak luas.
Selama enam hari, peserta mengikuti pelatihan sebanyak 60 jam pelajaran dengan pendekatan andragogi. Metode yang digunakan mencakup Problem-Based Learning, Project-Based Learning, Collaborative Learning, hingga Inkuiri, yang memungkinkan peserta belajar dari pengalaman nyata.
Materi pelatihan terbagi menjadi tujuh materi inti dan lima materi penunjang, di antaranya:
✓Materi Inti: Growth Mindset, Kerangka Kerja Pembelajaran Mendalam, Prinsip dan Pengalaman Belajar, Asesmen, Perencanaan, Implementasi hingga Refleksi Pembelajaran, serta Pembelajaran Inkuiri dan Kolaboratif.
✓Materi Penunjang: Strategi Mengajar Orang Dewasa, Simulasi, Asesmen Awal dan Akhir, serta Refleksi dan Evaluasi Kegiatan.
Kegiatan ToT dibagi menjadi dua kelas: ToT SD-7 yang dipandu Tatik Hardiyanti, S.H., M.H. dan Tatu Fauziyah Rasyida, S.P. dan ToT SLB-1 yang difasilitasi Rani Dewi Pawesti, S.Pd. dan Unggul Indarto, S.P., M.M.A.
Sebanyak 67 peserta yang terdiri dari 41 peserta SD dan 26 peserta SLB dinyatakan lulus dengan predikat baik dan sangat baik. Tak ada peserta yang sakit atau mengundurkan diri selama kegiatan berlangsung.
Pelatihan ditutup dengan sesi refleksi dan foto bersama antara peserta, panitia, dan narasumber sebagai penanda semangat kolaboratif dalam mewujudkan pembelajaran mendalam yang lebih bermakna dan relevan.
Kontributor: M. Said









