LAMONGAN lintasjatimnews – Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 16 Pondok Pesantren Karangasem Paciran Lamongan atau sering disebut dengan MI Munamlas Karangasem merupakan salah satu lembaga unggulan di Pantura Lamongan.
Madrasah yang beralamat di Pondok Pesantren Karangasem Paciran menorehkan segudang prestasi, baik secara individu maupun kelembagaan. Pada bulan November 2024 MI Munamlas Karangasem memperoleh pengharagaan dari Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah sebagai “Madrasah Unggul Madya”.
Sedangkan prestasi yang diperoleh siswa dan gurunya diberbagai ajang perlombaan dan di setiap tingkatan, misalnya olimpiade bidang mata pelajaran, olahraga, seni budaya, LKBB, tahfidz, dan sebagainya. Begitu juga dengan guru termasuk inovatif dan kreatif dalam proses kegiatan pembelajaran.
Dibawa kendali kepemimpinan Ni’ayah, SAg dan wakil kepala madrasah yang berusia muda, serta dukungan penuh warga madrasah menjadikan lembaga pendidikan yang diperhitungkan dan menjadi alternatif pilihan siswa.
Salah satu program unggulan MI Munamlas Karangasem adalah program tahfidz reguler dan program dauroh. Dari program tersebut berdampak positif dalam berbagai ivent lomba tahfidz senantiasa berprestasi dalam katagori yang dilombakan. Baik perlombaan tahfidz tingkat kabupaten, maupun tingkat nasional.
Salah satu siswi MI Munamlas Karangasem menjadi langganan juara dalam setiap lomba tahfidz, ia adalah Lailatus Shiyaamil Maghfiroh. Gadis mungil kelahiran Kabupaten Lamongan, 18 Juni 2015 dari pasangan bapak Mohammad Najib dengan ibu Anik Irawati.
Prestasi yang diraih Mila, demikian panggilan akrabnya siswi kelas IV MI Munamlas Karangasem Paciran senantiasa membawa bendera lembaga dalam kesuksesan di setiap lomba tahfidz. Dalam catatan lembaga pernah meraih juara di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, dan nasional.
Pada tahun 2023 menjadi duta provinsi Jawa Timur dalam perlombaan tahfidz tingkat nasional. Mila adalah putri kedua dari dua bersaudara bercita-cita menjadi pengahafal Alquran atau hafidzah, kelak di akhirat bisa memberikan mahkota kepada kedua orang tuanya.
Adik dari Nuzulul Wahidati Adha An-Nur, ketika ditanya cita-citanya ingin menjadi apa? Dengan malu-malu, Mila, mejawab singkat, “Cita-cita saya ingin menjadi hafidhadz atau menghafalkan Alquran 30 juz,” ungkapnya.
Kepala MI Munamlas Karangasem, Ni’ayah, SAg, menuturkan perihal siswinya yang bernama Mila, “Alhamduluillha, Anada Mila menjadi salah satu siswi kelas IV MI Munamlas Karangasem Paciran yang senantiasa berprestasi dalam setiap event lomba tahfidz yang diikuti,” jelasnya.
“Pada bulan September 2024, anada Mila meraih juara 1 dalam lomba tahfidz katagori Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) yang diselenggarakan Majelis Tagligh PW Muhammadiyah Jawa Timur di Sidoarjo,” jelas wanita anggota Majelis Pembinaan Kader dan Sumberdaya Insani (MPKSDI) PD Muhammadiyah Lamongan.
Terus semangat adik Mila untuk menambah hafalan dan istiqamah dalam menjaga hafalannya. Semoga kelak menjadi hafidzah yang membawa manfaat bagi dirinya, orang tuanya dan masyarakat. Amin.
Reporter: Efendy









