SMP Negeri 1 Ngimbang Sosialisasikan Program Tahfidz Qur’an Plus untuk Menghadapi Bonus Demografi

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik serta sesuai visi dan misinya SMP Negeri 1 Ngimbang mengadakan sosialisasi Program Tahfidz Qur’an Plus (PTQP) kepada wali peserta didik dan peserta program, Rabu (9/10/2024).

Kepala SMP Negeri 1 Ngimbang, Zaenuri Pano, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya mengajak para wali murid untuk aktif memberikan dukungan dan motivasi kepada anak-anak mereka. Beliau juga menyampaikan keutamaan para penghafal Al-Qur’an yang akan mendapatkan banyak keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat. Menurutnya, mempelajari Al-Qur’an adalah amal yang mulia dan dapat mengukuhkan jiwa serta membentuk karakter kuat bagi para siswa.

Lebih lanjut Zaenuri menjelaskan bahawa, Program PTQP pertama kali diresmikan pada 20 September 2024 oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Ir. Munif Syarif, M.M. bersamaan dengan kegitan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pada saat peluncuran program tersebut, Bapak Kepala Dinas menekankan pentingnya program ini dalam menghadapi bonus demografi tahun 2045, dan menyebut PTQP sebagai program yang sangat baik dan strategis untuk mendidik generasi masa depan, ungkap Zaenuri.

Zaenuri memamaparkan lebih lenajut bahwa Program Tahfidz Qur’an Plus (PTQP) yang diselenggarakan oleh SMP Negeri 1 Ngimbang adalah langkah penting dalam upaya mendidik generasi muda yang berkualitas. Dengan fokus pada hafalan Al-Qur’an, program ini bukan hanya mengasah kemampuan religius siswa, tetapi juga mengajarkan disiplin, ketekunan, dan tanggung jawab melalui sistem reward dan punishment yang diterapkan.

Menghadapi bonus demografi pada tahun 2045, program seperti PTQP menjadi relevan. Generasi muda yang dibekali dengan nilai-nilai moral dan spiritual akan lebih siap menghadapi tantangan global di masa mendatang. Keutamaan program ini tidak hanya terletak pada aspek religiusnya, tetapi juga dalam pembentukan karakter siswa.

Menghafal Al-Qur’an adalah proses yang membutuhkan kesabaran dan ketekunan, dua sifat yang sangat dibutuhkan di dunia pendidikan dan dalam kehidupan sosial.

Acara sosialisasi dimulai dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh para peserta Tahfidzul Qur’an Plus. Program ini sendiri telah dimulai sejak Juli 2024, dengan 160 siswa yang terdaftar sebagai peserta. Kehadiran wali murid dalam acara ini diharapkan dapat memberikan dukungan penuh agar program ini dapat berjalan lancar.

Direktur Tahfidz Qur’an Plus, Bapak Minhad Astoriq, dalam sambutannya menjelaskan bahwa PTQP ini sejalan dengan program Berkah Jum’at Pagi (BerJumpa). Program BerJumpa adalah kegiatan mengaji yang dilaksanakan setiap Jumat pagi. Sebagai bentuk penghargaan, setiap siswa yang berhasil menghafal ayat Al-Qur’an akan mendapat insentif Rp 1.500 per ayat. Sebaliknya, jika ada siswa yang tidak mengikuti kegiatan BerJumpa, mereka akan dikenakan denda pengurangan sebesar Rp 1.000. Kegiatan BerJumpa dimulai setiap Jumat pukul 06.00 pagi.

Sistem insentif yang diterapkan melalui program BerJumpa juga merupakan pendekatan yang menarik. Dengan memberikan penghargaan bagi siswa yang berhasil menghafal, sekolah tidak hanya memotivasi para siswa untuk lebih giat belajar, tetapi juga melibatkan aspek tanggung jawab personal, karena siswa dituntut berkomitmen untuk terus mengikuti program ini.

Acara ini diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Erfan Faizin, yang menutup kegiatan sosialisasi dengan penuh hikmat.

Reporter :M. Said