SURABAYA lintasjatimnews – Personel Gabungan Polsek Tambaksari bersama Polsek Simokerto, Reskrim Polrestabes Surabaya, 3 Pilar Tambaksari, serta relawan media gerak Jatim, serta Pemuda Pancasila menggelar patroli bersama dalam skala besar di wilayah hukum Polsek Tambaksari dan Simokerto.
Sekira 61 personel gabungan melakukan patroli di wilayah hukum Polsek Simokerto serta di sepanjang Jalan Kenjeran Surabaya, pada Sabtu malam hingga pada Minggu Pagi hari (11/12/2022)
Patroli ini untuk mengantisipasi tindak kejahatan jalanan dan tawuran massal serta banyaknya gengster yang sempat membuat warga kota Surabaya ketakutan. Patroli dilakukan terutama di wilayah hukum Polsek Simokerto dan Polsek Tambaksari Surabaya.
Patroli ini dilakukan secara mobiling Mulai dari Mako Polsek Tambaksari, patroli bergeser ke arah Wilayah hukum Polsek Simokerto di daerah Jl. Sidoyoso Surabaya, kemudian lanjut menyusuri dan menyisir sepanjang jalan Kenjeran Surabaya.
Disini biasanya sering menjadi tempat nongkrong disertai minum miras dan aksi balap liar para begundal jalanan.
Patroli dipimpin langsung oleh Kapolsek Tambaksari Kompol Ari Bayuaji berikut Kapolsek Simokerto Kompol A.R Dwi Nugroho SH SIK.
“Kita antisipasi maraknya aksi Gengster, balap liar serta kejahatan jalanan lainnya, guna menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Tambaksari dan Simokerto terkendali dan kondusif, selama pelaksanaan patroli berjalan lancar,” ujar Kompol A.R Dwi Nugroho SH SIK bersama Kapolsek Tambaksari Kompol Ari Bayuaji SE SIK M.Si.
Kompol Ari Bayuaji menambahkan, dalam pelaksanaan Patroli skala besar tersebut, timnya berhasil mengamankan sejumlah pemuda yang nongkrong serta minum miras di tempat umum, di wilayah Sidoyoso Surabaya dan juga mengamankan kendaraan knalpot brong serta mengamankan remaja yang nongkrong, di waktu malam hari. “Kita bawa ke mako untuk didata serta dikembalikan ke orang tuanya masing-masing dengan harapan tidak mengulangi lagi dan membina anaknya.”
Selain petugas gabungan skala besar melakukan patroli juga memberikan imbauan kepada kelompok pemuda yang masih nongkrong di warung warung kopi, untuk tidak terlibat aksi tawuran dan Gengster
Kompol Ari Bayuaji mengungkapkan, wilayah Tambaksari tepatnya Jl. Kedung Cowek serta Jl.Kenjeran Surabaya bisa disebut cukup rawan terjadinya gesekan. Terutama antara genk motor dan aksi tawuran.
“Kami akan Patroli secara rutin di jam-jam rawan terjadi gesekan, terutama Pada saat Sabtu malam Minggu,” pungkasnya.
Reporter: EKO









