Ujian MA Al Ishlah Dimajukan, Begini Pengarahan Kamad

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews.com – Ujian Akhir Semester Ganjil 2023/2024 Madrasah Aliyah Al Ishlah Sendangagung Paciran Lamongan Jawa Timur dimajukan sehari, rencana semula Sabtu 25/11/2023 dirubah Jumat 24/11/2023.

Kegiatan yang diikuti oleh 937 siswa, terdiri 450 putra dan 487 putri ini diawali dengan pembukaan dan pengarahan ujian di halaman MA Al Ishlah pukul 07.00 sampai 07.20.

Dalam pengarahan ujian, Drs KH Agus Salim Syukran MPdI, Kepala Madrasah Aliyah Al Ishlah menjelaskan alasan kenapa ujian ini dimajukan sehari, menurut Wakil Ketua PCM Paciran ini, ujian dimajukan karena semula ada rencana kunjungan Capres RI nomor urut satu, Anies Baswedan, ke Pondok Pesantren Al-Ishlah Sendangagung ini. Namun rencana itu batal karena ada kegiatan lain yang lebih penting.

Lanjut Ustadz Salim (biasa disapa), “penilaian hasil belajar siswa di lingkungan MA Al Ishlah akan berlangsung tiga pekan. Mata pelajaran yang diujikan meliputi semua mata pelajaran pada kurikulum MA dan kurikulum Pondok, dalam bentuk ujian tulis, lisan, dan praktik”, jelas alumnus KMI dan ISID Gontor ini.

Ditanya wartawan Lintas Jatim News tentang dinamika ujian di MA Al Ishlah, Ustadz Salim menjawab, “Tahun ini ada sedikit pembaruan terkait ujian Tahfidz Quran. Muatan lokal yang biasanya dinilai melalui setoran harian hapalan siswa, tahun ini akan diujikan secara lisan juga. Hal ini dimaksudkan untuk memantapkan sekaligus memastikan kualitas hapalan siswa”, jelas ayah 3 anak ini.

Ustadz Salim juga menjelaskan bahwa target yang dipasang madrasah ini adalah bahwa siswa hapal satu juz setiap tahun, sehingga saat lulus di kelas XII diharapkan sudah hapal tiga juz. Untuk mendorong target itu, setiap tahun madrasah ini memberi insentif kepada mereka yang hapal lebih dari target.

“Pada tahun-tahun sebelumnya, sekitar Rp 30-an juta dikeluarkan madrasah ini untuk memberi penghargaan kepada siswa yang berprestasi dalam hapalan Quran pada setiap pembagian semester”, ungkap Ustadz Salim yang juga Wakil Pengasuh Ponpes Al Ishlah Sendangagung ini.

Terkait ujian, Kepala Madrasah mengingatkan siswanya untuk melaksanakan ujian ini dengan sungguh-sungguh dan penuh kejujuran, karena kesungguhan dan kejujuran adalah cermin kepribadian kita.

“Bagi madrasah ini, pendidikan karakter jauh lebih penting daripada akademik. Nilai 70 yang diperoleh siswa melalui kesungguhan dan kejujuran lebih dihargai daripada angka 100 yang didapat dengan kecurangan”, pungkasnya.

Reporter Gondo Waloyo.