LAMONGAN lintasjatimnews – Dewan Pimpinan MUI (Majelis Ulama Indonesia) sekorwil IV MUI Jatim, yang beranggotakan MUI Lamongan, Gresik, Bojonegoro, dan Tuban memberikan seruan dan muhasabah pergantian tahun 2001 – 2022 yang dimaklumatkan bersama, Jumat 31/12/2021
Muhasabah atau introspeksi diri merupakan satu kunci kemuliaan dan kebersihan diri seorang muslim. Muhasabah adalah memperhatikan dan merenung hal-hal baik dan buruk yang telah dilakukan. Termasuk memperhatikan niat dan tujuan suatu perbuatan yang telah dilakukan, serta menghitung untung dan rugi suatu perbuatan.
Dengan melakukan muhasabah diri, manusia akan membuka hati dan menyadari segala dosanya. Setelah itu, muslim yang taat akan bertaubat dan tak mengulangi kesalahannya. Sebab taubat adalah bentuk penyesalan seorang muslim.
Muhasabah dan seruan moral pergantian tahun 2001 – 2022 dimaklumatkan oleh Ketua MUI Lamongan KH Abdul Aziz Khoiri, Ketua MUI Gresik KH Mansyur Shodiq, Ketua MUI Bojonegoro KH Alamul Huda Masyhur dan Ketua MUI Tuban KH Abdul Matin Jawahir.
Inilah empat poin seruan muhasabah dan seruan moral pergantian tahun 2001 – 2022 yang dikeluarkan bersama Dewan Pimpinan MUI (Majelis Ulama Indonesia) sekorwil IV MUI Jatim, Lamongan, Gresik, Bojonegoro, dan Tuban
Pertama, Patuhi protokol kesehatan, hindari kerumunan massa, karena pandemi covid-19 belum selesai.
Kedua, Waspada dan siaga atas munculnya varian baru covid-19 dengan vaksin lengkap.
Ketiga, Hindari konvoi kendaraan dan perayaan yang mengundang kerumunan banyak orang yang berpotensi konflik sosial, perilaku yang bertentangan dengan syariat Islam dan norma sosial masyarakat.
Keempat, Mengajak masyarakat, pemerintah, pimpinan organisasi masyarakat, takmir masjid, musholla, agar tetap menjaga akhlakhul Karimah dengan kegiatan muhasabah, dzikir bersama, dan istighosah untuk keselamatan bangsa dan negara agar terhindar dari mara bahaya. (Fathurrahim Syuhadi)









