PONOROGO lintasjatimnews – Regenerasi kader menjadi kunci keberlanjutan gerakan Muhammadiyah. Karena itu, Musyawarah Wilayah (Musywil) XIII Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur diharapkan melahirkan pemimpin muda yang amanah, kreatif, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Harapan tersebut disampaikan Ketua Kwartir Wilayah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (Kwarwil HW) Jawa Timur, Fathurrahim Syuhadi, dalam ucapan selamat dan sukses atas penyelenggaraan Musywil XIII Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur pada 16–18 Oktober 2026 di Expotorium Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO).
Musywil kali ini mengusung tema “Perempuan Muda Berkemajuan untuk Gerakan Jawa Timur Berkelanjutan.”
Menurut Fathurrahim Syuhadi, tema tersebut menegaskan bahwa perempuan muda mempunyai peran strategis dalam membangun masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan dakwah dan perjuangan persyarikatan.
“Perempuan muda harus diberi kesempatan untuk berkembang, memimpin, berinovasi, dan mengambil peran nyata dalam kehidupan masyarakat. Kaderisasi yang kuat akan menentukan masa depan organisasi,” ujarnya.
Fathurrahim Syuhadi menjelaskan, Hizbul Wathan dan Nasyiatul Aisyiyah memiliki tanggung jawab bersama dalam menyiapkan generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, mandiri, dan peduli terhadap lingkungan sosial.
Melalui pendidikan kepanduan, Hizbul Wathan membangun karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan semangat pengabdian. Sementara itu, Nasyiatul Aisyiyah berperan dalam dakwah, pemberdayaan perempuan muda, dan pengembangan kepemimpinan kader.
“Kita perlu memperkuat kolaborasi agar kader Muhammadiyah mampu memberikan manfaat lebih luas bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan,” tegasnya.
Dia berharap Musywil XIII tidak hanya menghasilkan pergantian kepemimpinan, tetapi juga melahirkan gagasan segar dan program kerja yang menjawab kebutuhan generasi muda.
“Selamat bermusyawarah. Semoga terpilih pemimpin yang amanah dan lahir program yang membawa Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur semakin berkemajuan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
(Redaksi)









