Perkuat Sinergitas, Camat Pucuk Nurul Misbah Pimpin Rakor Forkopimcam: Bahas Isbat Nikah hingga Inovasi Pajak Digital

Listen to this article

LAMONGAN LintasJatimNews.com – Pemerintah Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral guna memperkuat sinergi program kerja antara tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa pada Kamis (07/05/2026). Pertemuan yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Pucuk ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam, Kepala UPT/Korwil, serta Kepala Desa se-Kecamatan Pucuk.

Camat Pucuk, Nurul Misbah, S.H., M.M., dalam sambutannya menekankan peran strategis kecamatan sebagai pembina desa. Ia menginstruksikan agar seluruh kegiatan di desa harus sinkron dengan program kecamatan, terutama dalam hal inovasi dan kolaborasi anggaran.

Menjelang peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL), Camat Nurul Misbah mengajak seluruh jajaran untuk menyukseskan program Isbat Nikah Massal Terpadu. Program gratis ini memberikan legalitas bagi pasangan nikah siri untuk mendapatkan buku nikah serta pembaruan dokumen kependudukan seperti KTP dan KK. KUA Kecamatan memperjelas terkait programIsbat Nikah.

“Kami berharap para Kepala Desa ikut aktif menyisir warga yang membutuhkan legalitas pernikahan ini. Ini adalah bentuk kepastian hukum dan perlindungan hak sipil masyarakat,” ujar Nurul Misbah. Selain itu, ia menginformasikan pembentukan pengurus MUI tingkat desa yang akan di-SK-kan oleh MUI Kabupaten.

Hadir dalam rapat tersebut, Plh. Kapolsek Pucuk, Agus Ghufron, memberikan imbauan terkait stabilitas kamtibmas. Ia menekankan pentingnya penyelesaian masalah keamanan di tingkat desa terlebih dahulu sebelum dibawa ke tingkat kecamatan atau polesek sampai ke polres

“Polri kini menghidupkan kembali layanan Call Center 110. Masyarakat cukup menekan angka tersebut untuk terhubung dengan petugas terdekat jika terjadi situasi darurat atau gangguan keamanan,” jelas Agus Ghufron yang saat ini mengemban amanah sebagai Plh. selama Kapolsek definitif menunaikan ibadah haji.

Sektor pendapatan daerah juga menjadi sorotan. Camat Pucuk menegaskan inovasi pembayaran PBB-P2 yang kini tidak lagi dilakukan secara door-to-door, melainkan melalui aplikasi digital di Balai Desa. Target minimal capaian diharapkan menyentuh angka 35% atau sekitar Rp700 juta dari total baku Kecamatan Pucuk yang mencapai lebih dari 2 Miliar.

Sementara itu, perwakilan Danramil memaparkan rencana launching Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) melalui platform daring pada 16 Mei mendatang. Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Agrinas yang bertujuan menyejahterakan masyarakat melalui sistem bagi hasil yang menguntungkan warga.

Puskesmas Pucuk turut mengumumkan kegiatan bakti sosial HJL di Desa Sumberjo pada 11-21 Mei 2026, yang fokus pada keluarga rawan dan lansia. Di sisi lain, program nasional “Indonesia ASRI” juga terus digalakkan dengan mewajibkan setiap desa memiliki percontohan kebersihan dan pengadaan tempat sampah terpilah.
Rakor diakhiri dengan evaluasi pengisian jabatan 32 perangkat desa yang masih kosong melalui PAK Perubahan serta persiapan program HUT RI dan lomba PHBN (Perilaku Hidup Bersih Nasional).

Kepala SMP Neger 1 Pucuk, Muhammad Said, S.Pd., M.Pd. ikut serta sebagai peserta Rakor menyampaikan kepada forum, pentingnya adminstrasi kependudukan yang menyangkun nama peduduk agar tertulis secara benar agar menimbukan masalah bagi anak murid terkait perbedaan penulisan nama murid maupun orang tua. Mengungingat, mulai tahun pelajarn 2024/2025 sudah diterapkan ijazah digital, yang datanya diambil dar dapodik yang berbasis NIK dan KK.

Meskipun pelaksanaan Rakor terlambat hampir 3 jam daru jadwal yang telah ditentukan, peserta rapat tetap setia menunggu kehadiran forkompimcam yang tenagah mengikuti kegiatan Bupati Lamongan di desa Warukolan dalam rangka peresmian SPPG. Rapat tetap berjalan denga baik dan terjadi komunikasi aktif, interaktifn dan dinamis hingga pukul 13.00

KontributorL M. Said