Halal Bihalal SMP Negeri 1 Pucuk: Menguatkan Peran Keluarga, Mengokohkan Pengabdian GTK

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal dan Penguatan Peran Keluarga Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SMP Negeri 1 Pucuk yang digelar di Aula Lantai 2 gedung sekolah, Ahad (29/3/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh GTK beserta suami/istri dan anak-anak mereka. Hadir pula sejumlah GTK yang telah purna tugas maupun yang telah berpindah tugas, serta para mantan kepala sekolah SMP Negeri 1 Pucuk. Tercatat, empat mantan kepala sekolah turut hadir, menambah nuansa kekeluargaan yang kian kental dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala SMP Negeri 1 Pucuk menyampaikan pesan yang mendalam tentang makna halal bihalal sebagai momentum spiritual sekaligus sosial. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi ruang untuk menyatukan hati dan memperkuat niat pengabdian.

“Hari ini kita berkumpul dalam suasana yang tidak sekadar hangat, tetapi juga penuh makna. Halal bihalal ini bukan hanya tentang saling berjabat tangan, melainkan tentang menyambung hati, merawat kebersamaan, dan meneguhkan kembali niat pengabdian kita,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendukung tugas-tugas GTK. Menurutnya, keberhasilan seorang guru tidak lepas dari dukungan keluarga yang menjadi sumber kekuatan dan ketenangan.

“Di balik setiap guru yang berdiri di ruang kelas, ada keluarga yang setia menguatkan. Di balik setiap langkah pengabdian, ada doa-doa yang diam-diam mengiringi. Keluarga adalah akar kekuatan dan sumber energi dalam mendidik generasi,” tambahnya dengan penuh haru.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta untuk terus merawat silaturahim dan memperkuat kebersamaan demi melahirkan pengabdian yang lebih bermakna. Ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh keluarga besar sekolah.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama yang memberikan pencerahan dan motivasi. Drs. H. Shodikin, M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan yang juga dikenal sebagai seorang ustaz, memberikan sambutan, pengarahan, sekaligus tausiah halal bihalal yang sarat nilai spiritual dan kebijaksanaan.

Sementara itu, Afif Hidayatullah, seorang coach dan motivator, memberikan suntikan semangat kepada para GTK dan keluarga pendamping. Ia menekankan pentingnya sinergi dalam keluarga untuk mendukung keberhasilan pengabdian seorang ASN.

“Kesuksesan seorang guru bukan hanya milik pribadi, tetapi hasil dari dukungan keluarga. Ketika keluarga kuat, maka semangat kerja pun akan tumbuh dengan optimal,” ungkapnya.

Selain itu, suasana haru menyelimuti acara saat digelar prosesi perpisahan bagi tiga GTK yang memasuki masa purnatugas, yakni Ibu Siti Mudzlikah, S.Pd., Ibu Lilik Sumartini, S.Pd., dan Bapak Suparno Hadi Purnomo.

Dalam sambutannya, Ibu Siti Mudzlikah mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdiannya selama 41 tahun. Ia memulai karier sebagai tenaga administrasi dengan ijazah SMA di SMP Negeri Maduran, sebelum kemudian menjadi guru dan bertugas di SMP Negeri Pucuk, yang dahulu masih bernama SMP Negeri Sukodadi.

“Banyak kenangan indah yang saya rasakan di sini. Kekeluargaan di SMP Negeri 1 Pucuk ini sungguh luar biasa dan akan selalu saya kenang,” tuturnya dengan penuh haru.

Acara ditutup dengan saling bersalaman dan ramah tamah, mempererat jalinan silaturahim antar seluruh keluarga besar sekolah. Momentum ini diharapkan menjadi energi baru dalam memperkuat peran keluarga sebagai penopang utama pengabdian GTK, sekaligus meneguhkan komitmen dalam mencetak generasi yang unggul dan berakhlak mulia.

Kontributor: M. Said