SURABAYA lintasjatimnews – Di sebuah sudut Kota Surabaya, pada siang yang hangat, ratusan pasang mata menyaksikan lahirnya sebuah langkah kecil yang akan memberi arti besar. Selasa, 12 Agustus 2025, SMK Muhammadiyah 1 Surabaya resmi membuka Kantor Layanan Lazismu (KLL) – bukan sekadar kantor, melainkan rumah bagi harapan, tempat di mana kebaikan akan terus mengalir.
Berlokasi di Ruko MBC, Jalan Gembong Sawah 57A, Kapasan, kantor ini dibangun bukan dari batu bata dan semen semata, tetapi dari doa, semangat, dan tekad untuk membantu mereka yang membutuhkan. Di sinilah zakat, infak, dan sedekah akan diubah menjadi senyum anak-anak yang kembali percaya bahwa mimpi mereka layak diperjuangkan.
Hari itu, Dedi Surahman, Pimpinan Lazismu Kota Surabaya, menyerahkan SK pendirian KLL, menandai awal dari perjalanan panjang menuju kemandirian pendidikan. Di saat yang sama, Bunda Astri Ivo bersama tim PPPA Daarul Qur’an Pusat mengisi Parenting Sekolah, mengingatkan setiap orang tua bahwa anak-anak adalah amanah yang harus dijaga, sembari menggalang dana untuk Palestina – saudara kita yang kini sedang berjuang untuk hidupnya.
Program Peduli Pendidikan yang diusung KLL ini hadir dengan misi sederhana tapi kuat: memastikan tak ada lagi anak yang harus meninggalkan sekolah karena biaya. Seragam, buku, peralatan belajar, bahkan beasiswa – semua akan diberikan bagi mereka yang membutuhkan.
Di tengah acara, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, Irvandy Andriansyah, S.T., M.T., berdiri dengan suara bergetar namun penuh keyakinan:
“Kami ingin KLL ini menjadi penggerak kebaikan. Humanis, edukatif, dan Islami. Dari sini, kita kirimkan pesan bahwa setiap anak punya hak yang sama untuk bermimpi dan mewujudkannya.”
Hari itu, Surabaya tidak hanya menjadi kota pahlawan. Ia menjadi kota harapan. Dari sebuah sekolah di Kapasan, gelombang kebaikan mulai mengalir – menyentuh hati, membuka mata, dan mengingatkan kita semua: selama ada kepedulian, selalu ada masa depan.
Reporter: arahman









