Cegah Skabies, MTs Muhammadiyah 15 Al Mizan Lamongan Bekali Siswa Edukasi Kesehatan

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Ratusan siswa MTs Muhammadiyah 15 Al Mizan Lamongan mengikuti seminar kesehatan bertema “Santri Sehat, Pesantren Sehat” di Masjid Al-Ghoihab, Kampus 2 Asrama Putra Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Al Mizan Muhammadiyah Lamongan, Kamis (15/10/2026) pagi.

Kegiatan yang diselenggarakan Bagian Kesehatan Al Mizan ini merupakan bagian dari program Bakti Dokter Indonesia untuk 5.000 santri. Seminar tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan pesantren.

Dokter M. Iqbal Mubarok hadir sebagai pemateri. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa kebersihan lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan seluruh warga pesantren.

“Kebersihan adalah sebagian dari iman. Santri harus bisa menjaga kebersihan lingkungan pondok. Jika lingkungan sekitar pondok bersih, kesehatan santri juga akan lebih terjaga sehingga terhindar dari berbagai penyakit,” ujarnya.

Waspadai Penularan Skabies

Dalam seminar tersebut, dr. Iqbal mengingatkan para siswa agar lebih memperhatikan kebersihan diri dan tidak sembarangan menggunakan atau meminjamkan barang pribadi kepada teman. Barang seperti pakaian, handuk, dan perlengkapan tidur dapat menjadi perantara penularan penyakit tertentu apabila digunakan secara bergantian.

Salah satu penyakit kulit yang perlu diwaspadai di lingkungan asrama adalah skabies atau kudis. Penyakit ini disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei dan umumnya ditandai dengan rasa gatal, terutama pada malam hari.

Ia mengimbau para siswa agar segera melapor kepada petugas kesehatan atau memeriksakan diri ke tenaga medis apabila mengalami gejala yang mengarah pada skabies. Penanganan yang tepat diperlukan, terlebih jika keluhan disertai luka atau tanda infeksi akibat garukan.

Selain menjaga kebersihan tubuh, siswa juga perlu memperhatikan kebersihan pakaian dan perlengkapan pribadi. Pakaian harus dicuci dan dikeringkan dengan benar untuk membantu mengurangi risiko penularan penyakit kulit.

“Baju yang kita pakai tidak cukup jika hanya direndam dengan air biasa. Pakaian perlu dicuci dengan cara yang tepat dan dikeringkan secara menyeluruh agar kebersihannya terjaga,” jelasnya.

dr. Iqbal menambahkan, pengobatan skabies harus mengikuti petunjuk tenaga medis. Penggunaan obat perlu dilakukan sesuai aturan agar penanganan berjalan efektif dan risiko penularan dapat dikendalikan.

Sehat untuk Belajar dan Beribadah

Melalui seminar ini, para siswa MTs Muhammadiyah 15 Al Mizan Lamongan diharapkan semakin memahami bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab pribadi, melainkan juga membutuhkan kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan pesantren.

Kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan kamar, mencuci pakaian secara teratur, tidak berbagi barang pribadi, serta segera melaporkan keluhan kesehatan kepada petugas, menjadi langkah penting dalam mencegah penyebaran penyakit di lingkungan asrama.

“Sebagai seorang santri, menjaga kesehatan diri maupun lingkungan merupakan hal yang sangat penting. Santri harus memiliki kesadaran untuk hidup sehat agar kegiatan belajar dan beribadah dapat berjalan dengan baik,” pesannya.

Reporter: alfain jr