LAMONGAN lintasjatimnews – Anggota DPRD Kabupaten Lamongan dari Fraksi PDI Perjuangan, Erna Sujarwati S.Pd.,M.Sos menegaskan bahwa Pengurus Ranting dan Anak Ranting merupakan garda terdepan dalam menjalankan gerakan politik kerakyatan. Hal tersebut disampaikannya saat menggelar Reses Tahap II di Kecamatan Kedungpring yang dihadiri pengurus partai dan masyarakat setempat.
Dalam kegiatan serap aspirasi tersebut, Erna menyampaikan bahwa ranting dan anak ranting merupakan fondasi kekuatan partai di tingkat akar rumput karena bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.
“Pengurus Ranting dan Anak Ranting adalah garda terdepan gerakan-gerakan politik kerakyatan. Mereka menjadi ujung tombak partai dalam mengawal aspirasi masyarakat, mendistribusikan program-program kerakyatan, sekaligus menjadi kekuatan pemenangan yang dimulai dari lingkungan terkecil,” ujar Erna.
Menurutnya, keberadaan pengurus di tingkat bawah tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga harus mampu menjadi jembatan komunikasi dua arah antara masyarakat dengan pimpinan partai.
“Setiap persoalan yang dihadapi masyarakat harus diadvokasi dan disampaikan kepada struktur partai di atasnya agar dapat diperjuangkan melalui jalur pemerintahan maupun legislatif. Di situlah peran penting ranting dan anak ranting sebagai penyambung aspirasi rakyat,” tegasnya.
Erna menambahkan, soliditas Pengurus Ranting dan Anak Ranting menjadi faktor utama keberhasilan gerakan politik berbasis kerakyatan. Semakin kuat koordinasi dan kedekatan dengan masyarakat, maka semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh warga.
Dalam kesempatan itu, Erna juga mengingatkan seluruh kader PDI Perjuangan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman fenomena El Nino Godzila yang diperkirakan berdampak pada kemarau panjang, krisis air, hingga ancaman terhadap ketahanan pangan.
Ia mengatakan, arahan tersebut sejalan dengan instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, melalui Surat Instruksi Nomor 1110/IN/DPP/2026 tentang Kesiapsiagaan PDI Perjuangan dalam Menghadapi Dampak El Nino Godzila.
“Kader PDI Perjuangan harus hadir di tengah masyarakat. Semangat gotong royong harus terus dikedepankan untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul akibat dampak El Nino, mulai dari ancaman kekeringan, krisis air bersih, hingga potensi penurunan produksi pangan,” katanya.
Selain menyampaikan penguatan organisasi partai, kegiatan reses juga dimanfaatkan untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat Kecamatan Kedungpring.
Sejumlah usulan yang mengemuka di antaranya permohonan pengusulan kembali kepesertaan BPJS JKN dan bantuan sosial bagi masyarakat yang masuk dalam kategori Desil 1 hingga Desil 5 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Masyarakat juga meminta percepatan pembangunan infrastruktur jalan, terutama jalan lingkungan serta ruas jalan yang menghubungkan Desa Kedungpring dengan Desa Mlati dan Desa Tenggerejo, Kondisi jalan yang rusak dinilai menghambat aktivitas warga, terutama para pelajar yang setiap hari harus melintasi jalan berlumpur saat musim hujan dan berdebu ketika musim kemarau.
“Perbaikan jalan penghubung antar desa harus segera diselesaikan, karena akses jalan penghubung itu merupakan sarana utama masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas.” Ujar Mardiyanto.
Selain itu, warga mengusulkan normalisasi sungai dan pengerukan embung sebagai upaya mengurangi banjir yang kerap terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Kedungpring. Salah satu lokasi yang menjadi prioritas usulan adalah Kali Keradenanrejo dan Kali Sidomlangean yang merupakan Pembuangan Waduk Sentir dan Waduk Prijetan.
“Kali Keradenanrejo dan Kali Sidomlangean harus di-normalisasi sebab kali tersebut merupakan pembuang waduk sentir dan waduk prijetan, solusi untuk mangatasi banjir yang kerap terjadi.” Ujar Muhadi anggota PAC PDI Perjuangan Kedungpring
Erna memastikan seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses akan dikawal dan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada di DPRD Kabupaten Lamongan.
“Reses bukan sekadar agenda formal anggota dewan, tetapi menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan persoalannya secara langsung. Aspirasi yang kami terima hari ini akan kami perjuangkan agar dapat direalisasikan sesuai kewenangan dan skala prioritas pembangunan daerah,” pungkasnya.
Reporter: ahmadhp









