Mengasah Naluri Teritorial, Kodim Madiun Gelar Latihan Teknis Blok Gerilya 2026

Listen to this article

MADIUN lintasjatimnews — Dalam upaya meningkatkan kemampuan prajurit di bidang teritorial, Kodim 0803/Madiun menggelar Latihan Teknis Teritorial Blok Gerilya Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan satuan guna memperkuat kesiapsiagaan aparat kewilayahan dalam menghadapi berbagai dinamika di lapangan.

Latihan tersebut diikuti oleh personel Babinsa jajaran Kodim 0803/Madiun dan berlangsung di wilayah teritorial Madiun, pada tahun 2026. Fokus utama kegiatan ini adalah membekali prajurit dengan keterampilan teknis dalam melaksanakan pembinaan teritorial berbasis sistem pertahanan rakyat semesta, khususnya dalam kondisi perang gerilya.

Komandan Kodim 0803/Madiun Letkol Inf I Nyoman Adhisaputra yang diwakili oleh Pasipers Mayor Inf Heru Purnomo dalam keterangannya menyampaikan bahwa latihan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit, terutama dalam memahami dan mengaplikasikan teknik, taktik, serta prosedur teritorial di lapangan. “Latihan ini penting untuk mengasah kemampuan dasar prajurit dalam melaksanakan tugas pembinaan wilayah, sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan ini mencakup berbagai materi, mulai dari teknik penguasaan wilayah, komunikasi sosial, hingga simulasi pelaksanaan operasi teritorial dalam skenario gerilya. Seluruh rangkaian latihan dirancang secara sistematis dan aplikatif agar mudah dipahami serta dapat langsung diterapkan dalam tugas sehari-hari.

Pelaksanaan latihan dilakukan melalui metode teori dan praktik lapangan. Para peserta tidak hanya menerima pembekalan di kelas, tetapi juga terjun langsung ke medan latihan untuk mensimulasikan kondisi nyata yang mungkin dihadapi saat bertugas. Dengan pendekatan ini, diharapkan kemampuan adaptasi dan respons prajurit semakin terasah.

Digelarnya latihan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kesiapan aparat teritorial dalam menghadapi berbagai potensi ancaman, baik militer maupun nonmiliter. Selain itu, perubahan dinamika sosial di masyarakat menuntut Babinsa untuk lebih sigap, tanggap, dan profesional dalam menjalankan perannya sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah.

Melalui kegiatan ini, Kodim 0803/Madiun berharap seluruh peserta mampu meningkatkan kompetensi, memperkuat jiwa korsa, serta membangun kedekatan dengan masyarakat. Dengan demikian, peran TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas wilayah dapat terus berjalan secara optimal.

Reporter: andik