Suhu Kota Surabaya Panas Mencapai Hingga 38 Derajat Celcius

Listen to this article

SURABAYA (lintasjatimnews.com) – Beberapa hari belakangan ini suhu udara di Kota Surabaya ini terasa sangat panas. Kondisi ini tidak hanya dirasakan saat siang hari saja, melainkan juga terasa saat malam hari. Hal ini juga di rasakan oleh Cak Beki pemilik Warkop yang berlokasi di Komsipo ,Surabaya Utara . Cak Beki mengaku terpaksa menambahkan ekstra kipas angin listrik untuk sekedar menetralisir hawa panas yang ada di tempat usahanya yg terasa panas sekali jika pada waktunya.(26/09/2020)

“Kalau sudah jam 09:30wib keatas, panasnya sudah mulai datang, makanya saya belain bawa kipas tambahan dari rumah agar pengunjung tetap merasa betah,” papar Cak Beki

Berdasarkan suhu rata-rata yang ada, Suhu di Kota Surabaya ini bisa mencapai 36 hingga 38 derajat celcius, srhingga sering banyak gejala seperti keringat buntet di tubuh kita akibat tidak dengan suhu panas tersebut. Kondisi ini diperkirakan akan terus terjadi hingga Bulan Oktober mendatang. Bahkan sekitar tanggal 13 dan 14 Oktober nanti, posisi matahari akan tepat berada di atas langit Kota Surabaya. Hal ini tentunya akan menambah lagi derajat suhu panas yang akan dirasakan oleh warga Kota Surabaya. Siap siap dengan panas ekstrim.

Ketika kondisi Surabaya yang panas dan sumuk ini di tanyakan kepada Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Badan yang meneliti mengenai suhu dan cuaca ini memaparkan bahwasannya saat ini Kota Surabaya sedang memasuki akhir dari musim kemarau. Kondisional ini memang terlihat saat siang hari langit di Kota Pahlawan, Surabaya ini cenderung berwarna biru bersih. Kalaupun terdapat awan sangatlah terlihat tipis sekali. Hal inilah yang membuat pancaran sinar matahari langsung menerpa ke permukaan bumi kita.

Sedangkan awan dengan tingkat menengah akan mulai tampak pada sore dan malam harinya. Kondisi ini bisa mengakibatkan suhu udara di Kota Surabaya terasa sumuk pada sore dan malam hari. Sebab hal ini dikarenakan panas yang menerpa bumi pada siang hari terhalang oleh awan menengah tersebut dan tdk ada sirkulasi udara. Kondisi ini juga diperparah oleh efek radiasi dari matahari yang dipancarkan lagi ke permukaan bumi.

Teguh Tri Susanto, selaku Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda menjelaskan bahwa Musim Penghujan bagi Kota Surabaya ini diperkirakan akan mundur. Kemungkinan besar, Musim Hujan akan tiba pada Bulan November mendatang, imbuhnya. Kalau sesuai dengan jadwal, mestinya pada bulan ini September akan muncul tanda-tanda peralihan musim. Namun hingga saat ini tanda-tanda tersebut belum nampak. jadi diperkirakan guyuran hujan akan terjadi pada awal November 2020 mendatang.

Jadi, warga Kota Pahlawan, Surabaya yang saat ini merasa masih sumuk dan panas, harap bersabar karena baru pada Bulan November nanti Kota Surabaya akan merasakan guyuran air hujan. (Ishak)

Tinggalkan Balasan