Pelihara Dan Mengasah Kemapuan Prajurit, Kodim 0728/Wonogiri Gelar Latihan Menembak

Listen to this article

WONOGIRI (lintasjatimnews.com) – Sebagai anggota TNI harus memiliki kemampuan tempur yang selalu terbina dengan baik.  Untuk menguasai tempur salah satunya adalah kemampuan menembak yang wajib dikuasai oleh seorang prajurit, untuk mampu menguasai kemampuan ini tentunya dibutuhkan latihan yang dilakukan secara terarah, bertingkat dan berlanjut.

Terkait hal tersebut Kodim 0728/Wonogiri melalui program Binlat Bidang Operasi yang sudah ditentukan dalam kalender waktu latihan, kembali menggelar latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) Triwulan III tahun 2020 bertempat di lapangan tembak Yonif R-408/SBH. Untuk latihan triwulan ini di laksanakan dengan materi senapan M-16 dan Pistol. Rabu (16/9/2020).

Kapten Inf Hengky Nurchayadi selaku Komandan Latihan mengatakan hal yang paling utama dalam Latbakjatri adalah faktor keamanan, oleh karenanya sebaik apapun hasil sebuah latihan tidak akan berarti jika terjadi cidera ataupun hal-hal yang tidak diinginkan, namun sebaliknya jika latihan berjalan dengan aman dan lancar maka itu adalah sebuah indikator keberhasilan latihan.

Danlat juga menekankan kepada seluruh prajurit yang saat ini sebagai peserta latihan, agar bersikap disiplin dengan mematuhi segala instruksi dari petugas yang sudah ditunjuk oleh Koordinator. Patuhi segala mekanisme latihan, agar kita semua aman dan selamat.

Danlat juga menambahkan karena saat ini masih dalam situasi Covid-19, selaku koordinator memerintahkan agar semua yang hadir agar mematuhi protokol kesehatan demi kelancaran latihan.

Di tempat terpisah Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Imron Masyhadi mengatakan, melalui kegiatan ini para prajurit kembali diingatkan dengan pelajaran teori dasar menembak yang disampaikan. Hal ini dilakukan untuk menyegarkan kembali hal mendasar dari teknik menembak yang benar. 

Dengan adanya pemahaman yang baik tentang ilmu dasar menembak, diantaranya sinkronisasi dari pengaturan nafas, teknik bidik yang benar, teknik menekan picu dan pegangan teguh. Dengan pemahaman dasar ini, diharapkan para prajurit akan mampu mengaplikasikanya dalam latihan, sehingga sasaran ataupun tujuan latihan dapat dicapai sesuai yang diharapkan satuan,” jelasnya.(Arda 72)

Tinggalkan Balasan