PACITAN lintasjatimnews – Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah terus diperkuat dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Pacitan. Hal tersebut tampak dalam kegiatan Apel Kesiapan Pasukan dan Peralatan Dalam Rangka Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Apel Polres Pacitan, Rabu (4/11/2026).
Apel tersebut diikuti sekitar 200 personel gabungan dengan penanggung jawab kegiatan Kompol Sukinto Herman Setya Atmaja, S.H., M.H. (Kabagops Polres Pacitan). Bertindak selaku Pimpinan Apel Kompol Muchamad Mukid S.H., M.H. (Wakapolres Pacitan), Perwira Apel Kompol Sukinto Herman Setya Atmaja, S.H., M.H., dan Komandan Apel AKP Haming Agus Purnama, S.H., M.M. (Kasatsabhara Polres Pacitan).
Turut hadir Kompol Muchamad Mukid S.H., M.H. (Waka Polres Pacitan), Mayor Inf. Puji Rahmansyah (Wadan Yon 934/SBY Pacitan), Kapten Cpm Soekardi Eko Saputro (Dansubdenpom V/1-4 Pacitan Denpom V/1), Kapten Inf Totok Dwi Wahono (Pasiops Kodim 0801 Pacitan) mewakili Dandim 0801/Pacitan, Kapten Laut (P) Suliana (Pasops Lanal Pacitan), PJU Polres Pacitan serta Kapolsek Jajaran Polres Pacitan.
Pasukan apel terdiri dari 1 SST Gabungan Subdenpom V/4-1 & Kodim 0801, 1 SST Lanal, Lanud, Satrad, 1 SST Yonif TP 934/SBY, 1 SSK Samapta dan Lantas, 1 SST Gabungan Staf, 1 SST Satreskrim, Satnarkoba dan Satintelkam, 1 SST BPBD Kab. Pacitan, 1 SST Satpol-PP, 1 SST Gabungan Dishub dan Hubdat, 1 SST Gabungan Dinsos, Dinas PUPR, PU Binamarga Provinsi, Binamarga Jalan Nasional, 1 SST Gabungan Dinkes dan PMII, 1 SST Gabungan Senkom, Orari, Rapi serta 1 SST Gabungan Kendaraan dan Alat Berat bencana.
Dalam sambutannya yang dibacakan Pimpinan Apel, Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar, S.H., S.I.K., M.I.K. menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2026 terdapat 672 kejadian bencana alam di Provinsi Jawa Timur yang mengakibatkan 28 orang meninggal dunia, 55 orang luka-luka dan kerugian material Rp7.552.000.000. BMKG juga memprediksi musim hujan 2026-2027 datang lebih lambat yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem.
Untuk itu ditekankan agar seluruh personel melaksanakan pemetaan wilayah rawan bencana bersama stakeholder, memperkuat koordinasi dan jalur komunikasi antarinstansi, membentuk posko kesiapsiagaan serta memastikan personel dalam kondisi prima dilengkapi alat pelindung diri.
Sementara itu Pasiops Kodim 0801/Pacitan Kapten Inf Totok Dwi Wahono usai Upacara menegaskan bahwa kesiapan Kodim 0801/Pacitan bersinergi dengan Polres, Pemda dan seluruh unsur terkait.
“TNI AD khususnya Kodim 0801/Pacitan siap siaga bersama BPBD dan instansi terkait. Kami telah menyiapkan personel dan peralatan untuk tanggap darurat apabila terjadi bencana. Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah menjadi kunci utama dalam meminimalisir dampak bencana bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan apel selesai pukul 08.00 WIB dilanjutkan pemeriksaan sarana dan prasarana bencana oleh Pimpinan Apel bersama Forkopimda Kabupaten Pacitan dan berjalan aman, lancar serta kondusif.
(Krisna)









