Unik! SanCil TK Muslimat NU 01 Paciran Peringati Hari Santri Nasional 2026 dengan Aksi Tanam Bersama

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Cara unik dilakukan Taman Kanak-kanak Muslimat (TKM) Majraatul Ulum 01 Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Jika biasanya santri memperingati dengan pawai sarung, puluhan Santri Cilik (SanCil) justru menggelar aksi Tanam Bersama.(22/10/26).

Kegiatan tersebut diikuti puluhan santri cilik dengan menanam puluhan bibit cabai, tomat, terong, serta berbagai jenis pohon buah di lingkungan sekolah. Suasana penuh keceriaan tampak saat anak-anak dengan antusias menanam bibit satu per satu.

Inisiatif kreatif ini digagas Kepala Sekolah Nur Rohmatul Immah, http://S.Pd., bersama dewan guru yakni Hj. Maghfiroh, http://S.Pd.I, Rohimi, http://S.Pd., Ashlihatin, http://S.Pd., Nor Kholidah, http://S.Psi., Ratih Kumala Dewi, http://S.Pd., Kholishotul Aini, http://S.Pd., Lusi Irsyia Fitri, http://S.Pd., Dewi Febriyanti, http://S.Pd., Nurul Latifah, http://S.Pd.I., dan Husnul Arif, http://S.Pd.I.

Menurut Nur Rohmatul Immah, kegiatan ini bertujuan melatih cinta lingkungan sejak usia dini. Melalui kegiatan menanam, SanCil diharapkan kelak tumbuh menjadi santri yang cinta alam dan lingkungan, tidak hanya unggul dalam ilmu agama.

“Kegiatan SanCil ini melatih cinta lingkungan dengan menanam tanaman di lingkungan sekolah. Kelak dewasa bisa mewujudkan santri cinta alam dan lingkungan yang dimulai sejak usia dini,” ujarnya.

Ia menegaskan, nilai yang ditanamkan adalah bahwa santri harus cinta alam dan sabar merawat tanaman seperti sabar dalam menuntut ilmu. Hal ini sejalan dengan keteladanan Rasulullah SAW bahwa satu pohon yang ditanam menjadi amal jariyah.

“Jihad santri zaman sekarang bukan angkat senjata, tetapi merawat bumi sejalan dengan fiqih lingkungan sebagai tindak lanjut semangat Resolusi Jihad 22 Oktober dengan aksi nyata berperan aktif dalam melestarikan lingkungan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ketika seorang anak menanam sayur-mayur sendiri seperti tomat, terong, dan cabai, mereka secara tidak langsung dilatih untuk peduli dan sabar. Anak harus menyirami setiap hari serta menjaganya hingga berbuah dan siap panen.

Nilai edukasi lainnya, anak-anak yang biasanya tidak suka sayur, ketika panen dari hasil tangannya sendiri akan muncul rasa ingin mencoba mencicipi. Sehingga mereka merasakan nikmatnya hasil jerih payah selama merawat tanaman.

Kekompakan dan semangat antara guru dan orang tua murid TK Muslimat NU Majraatul Ulum 01 Paciran terlihat antusias dalam menyiapkan semua jenis bibit untuk kegiatan tersebut. Bibit-bibit tersebut dibeli dari Rumah Bibit P2H (Paguyuban Perempuan Hebat) Jalan Raya Deandles Dusun Larang Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik.

Dengan aksi tanam bersama ini, HSN 2026 di TK Muslimat NU 01 Paciran tidak hanya dimaknai seremonial, tetapi menjadi pembelajaran karakter, kepedulian lingkungan, dan pengamalan nilai santri yang bermartabat.

Reporter: Sri k