Bima Arya: Karnaval Budaya Nusantara Tunjukkan Semangat Kolaborasi Kota di Indonesia

Listen to this article

MEDAN lintasjatimnews – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan, Festival Karnaval Budaya Nusantara dan Pentas Seni mencerminkan kuatnya semangat kolaborasi antarkota di Indonesia.

Hal tersebut tercermin dari partisipasi 55 kota yang mengikuti parade budaya pada Festival Karnaval Budaya Nusantara dan Pentas Seni bertema The Sparkling of Local Heroes and Culture: Menampilkan Ketangguhan Pahlawan Lokal dan Keindahan Nilai-Nilai Budaya agar Terlihat Memukau di Mata Dunia. Festival ini menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Para peserta dan warga yang memadati lokasi acara tampak antusias. Meski sempat diguyur hujan, para peserta tetap tampil maksimal menyuguhkan keragaman budaya dari masing-masing kota.

Bahkan, Wamendagri Bima Arya, Wali Kota Medan Rico Waas, Ketua APEKSI Eri Cahyadi, dan para kepala daerah tetap bertahan di tengah gerimis untuk menyemangati sekaligus mengapresiasi para peserta karnaval.

Bima mengapresiasi Pemerintah Kota Medan yang dinilai berhasil menyelenggarakan festival budaya dengan melibatkan puluhan kota dari berbagai daerah. Menurutnya, antusiasme para peserta yang tetap menampilkan atraksi meski hujan mencerminkan komitmen bersama dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Saya ucapkan selamat dan terima kasih kepada Pak Wali Kota Medan yang telah menyuguhkan rangkaian acara yang sangat spektakuler. Karena kita lihat walaupun hujan, mereka tidak bergeser. Mereka tetap berada dalam posisinya masing-masing dan tetap menyuguhkan tarian yang sangat kolosal dan spektakuler,” ujar Bima di Lapangan Merdeka, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (2/7/2026).

Ia mengatakan, semangat yang ditunjukkan para peserta menjadi cerminan kekompakan dan sinergi antarkota dalam menjaga sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Nusantara. Kolaborasi tersebut, lanjutnya, menjadi modal penting untuk memperkuat persatuan sekaligus meningkatkan daya tarik budaya Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

“Ini adalah simbol bahwa kota-kota Indonesia terus bergerak maju dan berkolaborasi,” pungkasnya.

Reporter: ahmadh