SRAGEN lintasjatimnews – Musim tanam selalu menjadi awal dari harapan baru bagi petani. Di tengah hamparan sawah Dukuh Watubucu RT 20 Desa Jeruk Kecamatan Miri, Serda Nur Widodo Babinsa Koramil 16/Miri Kodim 0725/Sragen, turun langsung menanam padi di lahan milik Suratman. Kehadirannya menjadi simbol bahwa ketahanan pangan dibangun melalui kebersamaan, bukan sekedar program.
Membaur dengan petani, Serda Nur Widodo menanam bibit padi sambil berdialog mengenai kesiapan musim tanam, ketersediaan air, serta harapan petani terhadap hasil panen mendatang. Pendampingan itu merupakan bagian dari komitmen Babinsa dalam mengawal sektor pertanian di wilayah binaannya.
“Sawah adalah tempat lahirnya kehidupan. Setiap bibit yang kami tanam hari ini bukan hanya calon bulir padi, tetapi juga harapan agar dapur masyarakat tetap mengepul dan petani semakin sejahtera. Karena itu, kami akan terus hadir bersama petani dari awal tanam hingga panen,” ujar Serda Nur Widodo.
Suratman mengaku kehadiran Babinsa memberi energi baru bagi petani. Menurutnya, pendampingan yang dilakukan secara langsung membuat petani merasa tidak berjalan sendiri menghadapi setiap musim tanam.
“Pak Babinsa tidak hanya datang melihat, tetapi ikut merasakan lumpur sawah bersama kami. Kepedulian seperti inilah yang membuat kami semakin bersemangat menanam dan optimistis menyambut panen,” kata Suratman.
Bagi warga Desa Jeruk, kebersamaan di tengah hamparan sawah bukan sekadar aktivitas pertanian. Di sanalah tumbuh semangat gotong royong yang menjadi modal utama menjaga produktivitas lahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sragen.
(Agus Kemplu)









