LAMONGAN, LintasJatimNews – Semangat memuliakan manusia melalui pendidikan terpancar kuat di halaman SMP Negeri 1 Pucuk, Lamongan. Seluruh elemen sekolah berkumpul dalam upacara khidmat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Sabtu (02/05/2026).
Suasana upacara pagi itu tampak berbeda dan penuh warna. Sebanyak 630 murid serta 60 guru dan tenaga kependidikan (GTK) tampil anggun dan gagah mengenakan Busana Khas Lamongan (BKL). Kehadiran identitas lokal ini seolah meneguhkan bahwa pendidikan modern tak boleh melupakan akar budaya bangsa.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala SMP Negeri 1 Pucuk, Muhammad, S.Pd., M.Pd., menyampaikan amanat yang mengadopsi pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Dalam pidato tersebut, ia menekankan pentingnya konsep Deep Learning atau pembelajaran mendalam agar siswa tidak sekadar menghafal, tetapi memahami esensi ilmu.
“Sekolah harus menjadi ‘rumah kedua’ yang ASRI (Aman, Sehat, Rindang, dan Indah). Di tempat inilah, kita tanamkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat agar lahir pribadi yang jujur dan bertanggung jawab,” ujar Said di hadapan peserta upacara yang mengikuti kegiatan dengan tertib sejak pukul 07.00 WIB.
Beliau juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru sebagai kunci utama peradaban. Mengutih isi teks pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Mengah, Said mengungkapkan bahwa kesejahteraan dan kompetensi guru, termasuk penguasaan teknologi seperti coding, menjadi prioritas demi mewujudkan ekosistem pendidikan yang inklusif.
Ia juga menegaskan bahwa segala kebijakan hebat tidak akan berarti tanpa ‘3M’: Mindset yang maju, Mental yang kuat, dan Misi yang lurus,” tambahnya memotivasi.
Kemeriahan upacara semakin memuncak saat rangkaian acara formal usai. Suasana sekolah mendadak berubah menjadi panggung seni yang hangat. Pe ampilan tari dan alunan lagu-lagu nasional dan lagu “Rukun Sama Teman” menggema di halaman sekolah setempat.
Peringatan Hardiknas 2026 di SMPN 1 Pucuk ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama: menjadikan pendidikan sebagai pelita yang menuntun anak bangsa menuju masa depan yang cerdas, maju, dan bermartabat.
Kontributor: M. Said









